Susur Sungai Menewaskan 10 Siswa, Seorang Guru Ditahan Polisi

  • Whatsapp
Susur Sungai. ©2020 Merdeka.com

HALUANRIAU.CO, DIY – Polisi menetapkan seorang guru sebagai tersangka terkait peristiwa susur sungai Sempor yang menewaskan 10 orang siswa. Guru yang mengajar di SMP Negeri 1 Turi juga dilakukan penahanan.

Wakapolda DIY, Brigjen Pol Karyoto mengatakan seorang pembina pramuka yang juga guru SMP 1 Turi berinisial IYA telah ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka, lanjut Karyoto saat ini dilakukan penahanan di Mapolda DIY.

Bacaan Lainnya

“Tadi malam telah dilakukan penahanan terhadap tersangka (IYA) karena melakukan kelalaian sehingga menimbulkan korban jiwa,” ujar Karyoto, Minggu (23/2).

Karyoto merinci tersangka yang ditahan berstatus guru PNS. Di SMP 1 Turi, tersangka mengajar mata pelajaran olahraga.

“Tersangka baru satu yakni IYA. Tersangka benar guru olahraga di sekolah itu dan merupakan PNS,” ungkap Karyoto.

Karyoto menambahkan saat ini pihaknya terus mengembangkan kasus yang menewaskan 10 orang siswa SMP Negeri 1 Turi ini.

“Sementara satu tersangka. Tapi kita kembangkan terus. Karena untuk menentukan tersangka baru butuh barang bukti yang cukup,” urai Karyoto.

10 Korban Sudah Diidentifikasi

Sebelumnya Pusdalops BPBD Provinsi Yogyakarta memastikan 10 korban kecelakaan siswa SMPN Turi 1 Sleman saat kegiatan Pramuka sudah ditemukan dan diidentifikasi.

Korban yang terakhir ditemukan pada Minggu (23/2) pukul 05.30 WIB oleh TIM SAR adalah:

1. Yasinta Bunga (Kelas 7B/Perempuan/13th) da. Dadapan Rt.5 Rw.27, Donokerto, Turi.

2. Zahra Imelda (7D/Perempuan/12th) da. Kenteng, Wonokerto, Turi.

8 Korban yang sudah ditemukan sebelumnya adalah:

1. Sovie Aulia (8C/Perempuan/15th/Klinik SWA) da. Sumberejo Rt.22 Rw.6, Kaliurang, Srumbung, Magelang. Sudah dibawa pulang keluarga ke Magelang;
2. Arisma Rahmawati (7D/Perempuan/13th/Klinik SWA-Pusk. Turi) da. Ngentak Rt.2 Rw.23, Tepan, Bangunkerto, Turi. Sudah dibawa pulang keluarga;
3. Nur Azizah (8A/Perempuan/15th/Klinik SWA) da. Kembangarum Rt.2 Rw.30 Donokerto, Turi. Sudah dimakamkan;
4. Lathifa Zulfaa (8B/Perempuan/15th/Pusk. Turi) da. Kembangarum Rt.4 Rw.33 Donokerto, Turi. Teridentifikasi DVI pkl.00.00 WIB;
5. Khoirunnisa Nurcahyani Sukmaningdyah (7C/Perempuan/14th/Pusk. Turi) da. Karanggawang Rt.5 Rw.25 Girikerto, Turi. Diambil keluarga pkl. 21.00 WIB;
6. Evieta Putri Larasati (7A/Perempuan/13th/Pusk. Turi) da. Soprayan Rt.4 Rw.19 Girikerto, Turi. Sudah diambil keluarga pkl.21.36 WIB;
7. Faneza Dida (7A/Perempuan/13th) da. Glagahombo Rt.3 Rw.19 Girikerto,Turi.
8. Nadine Fadilah (7D/Perempuan/12th) da. Kenaruhan Rt.5 Rw.18 Donokerto, Turi. Ciri : kecil, kurus, kuning langsat, tinggi 140cm.

Total Data Korban :

Total siswa: 249 (Kelas 7: 124 Siswa & Kelas 8: 125 Siswa),
Konfirmasi Selamat : 216 Siswa
Konfirmasi Luka : 23 Siswa
Meninggal Dunia: 10 Siswa

“Dengan sudah ditemukannya seluruh korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai hari ini dan seluruh potensi SAR dikembalikan ke masing-masing unsur,” kata tutur Asnawi, Komandan Operasi SAR Sungai Sempor 2020. (sumber:merdeka.com)

Comments

Pos terkait