Seorang Pemuda Aniaya Ibunya hingga Tewas

  • Whatsapp
Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

HALUANRIAU.CO, WONOGIRI – Aparat kepolisian bersama warga menangkap seorang pemuda, Dono Harianto (30) warga Wonogiri, Sabtu 22 Februari 2020.

Penangkapan itu dilakukan karena ia tega menganiaya ibu kandungnya, Parinem (70) hingga tewas.

Bacaan Lainnya

Usai ditangkap warga, Dono hanya menunduk dengan tangan terikat saat diserahkan ke polisi.

Informasi yang dihimpun merdeka.com, sebelum membunuh sekitar pukul 9.00 WIB, pelaku masih nongkrong di warung dekat rumahnya. Namun tak lama kemudian, ia pulang dan terjadilah peristiwa pembunuhan tersebut. Pembunuhan dilakukan di hutan tak jauh dari rumahnya.

“Kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB tadi. Jam 9.00 itu dia masih nongkrong di warung saya. Tubuh ibunya ditindih dan kemudian kepalanya dikepruk (dipukul) dengan batu,” ujar Hardono, warga setempat.

Hardono menyampaikan, usai kejadian tersebut, sejumlah warga berusaha menangkap pelaku. Namun pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan itu melakukan perlawanan. Seorang warga bernama Katno terluka dan harus dibawa ke rumah sakit.

Lebih lanjut, Hardono menceritakan, pelaku memang pernah mengalami gangguan jiwa. Sekitar 2 tahun lalu, ia sempat menganiaya ayah kandungnya, namun selamat dan hanya mengalami luka. Ia menduga, penyakit pelaku kambuh.

“Dia itu stres karena cintanya ditolak cewek,” katanya.

Atas kejadian tersebut, warga minta kepada kepolisian agar menjerat pelaku dengan hukuman yang berlaku. Jika hanya dilakukan rehabilitasi, warga khawatir akan membuat kekacauan lagi.

Kasat Reskrim Polres Wonogiri, AKP Purbo Adjar Waskito mengemukakan pihaknya masih menelusuri kronologis kejadian tersebut. Pihaknya juga masih menyelidiki dugaan gangguan kejiwaan pelaku. Sebelum proses hukum dilanjutkan, pelaku terlebih dulu akan dibawa ke rumah sakit jiwa.

“Kronologis pastinya, kita belum tahu karena saksi yang melihat langsung kejadian tidak ada,” katanya. (sumber:merdeka.com).

Comments

Pos terkait