Wabup: Pentingnya Perluasan Lapangan Kerja

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO (MERANTI)- Wakil Bupati Kepulauan Meranti Said Hasyim mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Rangsang Barat. Pada kesempatan itu Wabup menekankan, pentingnya perluasan lapangan kerja untuk menekan angka pengangguran dan peningkatan taraf ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di aula Kantor Camat, Desa Bantar, Selasa (18/2).

Hadir juga anggota DPRD Meranti M Tartip, anggota DPRD Sujihartono, Hatta, Kepala Bappeda Meranti Makmum Murod, Camat Rangsang Barat Ratna Juwita, Kepala Dinas Perindag Meranti Azza Fahroni, Kadis Perpustakaan Meranti Husni Gamal, Kasatpol PP Meranti Helfandi, Kalaksa BPBD Meranti Idris Sudin, Kadis Pariwisata Meranti Rizki Hidayat, Kadis Pendidikan Meranti Nuriman, Kepala RSUD Meranti dr Ria, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi, Kabag Kesra Hery Saputra, Kabag Kominfo Meranti Wan Fahriarmi, Kabag Tapem Jon Hendri, Kapolsek Tebing Tinggi Barat, Danramil, para sekretaris dinas, pejabat eselon III dan tokoh masyarakat/agama/adat.

Dalam kegiatan Musrenbang Kecamatan Rangsang Barat juga dilakukan peresmian Posko Karlahut dan Pengoperasian Kendaraan Pelayanan Administrasi. Serta penyerahan bantuan pemadam api oleh Wakil Bupati Meranti Said Hasyim didampingi legislator DPRD Meranti, camat dan Kalaksa BPBD Meranti.

Stunting
Mengawali sambutannya, Camat Rangsang Barat Ratna Juwita memaparkan, masalah Stunting yang masih menjadi PR di daerahnya untuk segera dituntaskan. Saat ini diakui Camat Ratna, angka Stunting di Rangsang Barat berkisar 5.4 Persen atau berjumlah 82 orang dari 1500 anak. Angka itu dikatakan Ratna masih di bawah rata-rata nasiona berkat kerja sama PKK, kepala desa dan peran aktif posyandu.

“Berkat peran aktif PKK Kecamatan, Posyandu dan Kades anak-anak Balita dapat terawasi mulai dari tingkat desa hingga Kecamatan,” aku Camat.

Untuk permasalahan pembangunan dijelaskannya, masih berkutat pada rendahnya kualitas infrastruktur dasar. Seperti, jalan, jembatan, air minum, elektrifikasi, abrasi pantai serta masih rendahnya pengelolaan pertanian dan perikanan.

Sesuai instruksi dan arahan Wakil Bupati Said Hasyim, diakui Ratna daerah yang dipimpinya sedang fokus pada upaya pembinaan jiwa dan raga masyarakat dengan memanfaatkan dana kecamatan untuk melaksanakan program pendidikan di pesantren-pesantren yang ada.

“Sesuai dengan perunjuk Wakil Bupati dalam upaya membangun jiwa dan raga maayarakat kita coba untuk menyisikan dana untuk pelaksanaan program keagamaan dengan mengirimkan anak anak ke Pesantren terdekat, namun kita juga berharap kepada OPD terkait untuk memperhatikan sarana dan prasarana pesantren ini,” ujarnya.

Selanjutnya dari hasil evaluasi kecamatan terhadap potensi pertanian, diakuinya pertanian padi sangat potensial. Lahan padi di Kecamatan Rangsang Barat seluas 1571 hektare dengan produksi beras 1 ton/hektare.

“Untuk itu kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten untuk dapat membangun Centra Industri Padi sehingga hasil produksi beras masyarakat lebih berkualitas dan memiliki nilai ekonomi tinggi,” jelas Camat Ratna.

Selanjutnya juga disampaikan pokok-pokok pikiran DPRD Meranti yang disampaikan oleh perwakilan anggota DPRD Meranti Dapil 3 Sujihartono. Menurutnya, Musrenbang ini merupakan momentum yang tepat bagi desa dan kecamatan dalam menyampaikan daftar program usulan prioritas di wilayahnya masing-masing.

Sesuai dengan kondisi terkini dan kebutuhan masyarakat. Ia berharap Musrenbang ini tidak hanya sebatas seremonial dan formalitas saja. Tetapi, benar-benar mampu menampung dan mewujudkan aspirasi masyarakat di wilayah desa dan kecamatan.

Comments