Terkait Warkah Petuah Amanah, Mahasiswa Sambangi LAM Riau

  • Whatsapp
Pertemuan Mahasiswa dengan LAM Riau di Pekanbaru

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Sejumlah mahasiswa mengatasnamakan Perhimpunan Mahasiswa Peduli Riau mendatangi Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Selasa (18/2). Kedatangan tersebut bertujuan untuk meminta penjelasan terkait dengan dikeluarkan Warkah Petuah Amanah oleh LAMR se-Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.

Sebab, Perhimpunan Mahasiswa Peduli Riau menilai bahwa Warkah membingungkan masayarakat awam pada umumnya. Pada intinya, Warkah itu seakan membatasi calon kepala daerah untuk maju dalam kontestasi politik 2020.

Sekretaris Umum LAM Riau M Nasir Penyalai, menjelaskan bahwa sebenar nya dikeluarkan Warkah Petuah Amanah ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian Adat Melayu dalam kepemimpinan.

“Dengan apa yang kita bicarakan tadi, semoga apa yang selama ini menjadi pertanyaan masayarakat terkait dengan dikeluarkan Warkah ini, mudahan terjawab dan bisa dipahami oleh adik mahasiswa kita tadi,” Jelas Nasir, Selasa (18/2) usai audensi di gedung LAM Riau.

Dirinya pun menegaskan bahwa Lembaga Adat Melayu netral dalam kanca perpolitikan, bahkan tak itu jauh sebelum dikeluarkan nya warkah petuah amanah ini.

“Dan tidak didesak pun, LAM Riau sejak dari dulu sudah netral dan tidak berpihakberpihak kepada siapa pun, baik itu calon kepala daerah,” Ulasnya.

Warkah itu pun sendiri, jelas Nasir, sudah diterapkan puluhan tahun sebelumnya, dalam artian sudah mengakar di Bumi Lancang Kuning ini.

“Inikan (warkah, red) bukan dalam setahun atau dua tahun ini, melainkan sudah lama, sudah tiga periode, berarti 15 tahun lamanya, sudah mengakar,”Singkat nya.

Disamping itu, perwakilan dari Perhimpunan Mahasiswa Peduli Riau, Irsya Muhtadi, memahami apa yang disampaikan oleh perwakilan dari LAM Riau itu.

” Ya, sebelumnya nya banyak masyarakat yang bertanya-tanya apa maksud dari dikeluarkan nya warkah itu. Dan apa yang kita pahami tadi nanti kita sampaikan ke mereka,” Kata Irsya.

Saat ini, sebut Irsya, masyarakat menilai kalau LAM ini bermain dalam politik. “Untuk itu kita melakukan audiensi dengan LAM, kita tak ingin lembaga ini dianggap bermain dalam tanah politik,” Ulasnya.

 

 

 

Reporter: Akmal

Comments

Pos terkait