Kejari Siapkan 3 Jaksa Teliti Berkas Anak Bupati Rohil

  • Whatsapp
Ari Sumarna-Asep Feriyanto.

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Tiga orang Jaksa dipersiapkan untuk meneliti berkas perkara Ari Sumarna. Mereka juga nantinya yang akan menyidangkan anak Bupati Rokan Hilir (Rohil) yang menjadi tersangka dalam perkara dugaan penganiyaan terhadap Asep Feriyanto (37).

Ketiga Jaksa itu berasal dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru. Penunjukan Jaksa itu dilakukan setelah Korps Adhyaksa Pekanbaru itu menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) perkara itu dari penyidik Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pekanbaru.

“SPDP-nya kita terima pada Jumat (14/2) kemarin,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejari Pekanbaru, Robi Harianto, Senin (17/2).

Menurut Robi, para Jaksa itu nantinya yang akan meneliti berkas perkara. Ketiganya juga nanti akan menyidangkan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Rokan Hilir (Rohil) itu di persidangan.

“Kita masih menunggu berkas perkaranya dari penyidik. Jika diterima, akan kita teliti,” imbuh mantan Kasi Intelijen Kejari Batam, Kepulauan Riau (Kepri) itu.

Ari diduga melakukan penganiayaan terhadap korban Asep Feriyanto. Dalam melakukan aksinya, pria berusia 33 tahun itu tidak sendirian, melainkan bersama dua orang rekannya, masing-masing berinisial A dan B.

Namun sejauh ini, baru Ari yang diamankan polisi. Dua orang lainnya, masih dilacak keberadaannya dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Aksi barbar ketiga pelaku terjadi di parkiran Hotel Mona Plaza, Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru, Kamis (13/2) dini hari atau sekitar pukul 00.30 WIB.

Awalnya, Ari yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil itu, mendapat informasi jika pacarnya berinisial R, sedang berduaan dengan seorang lelaki di hotel tersebut. Ari bersama 2 orang temannya, langsung mendatangi hotel yang dimaksud untuk mengecek kebenarannya.

Sesampainya di sana, Ari mendapati pacarnya, ternyata sedang berduaan dengan korban. Melihat hal itu, Ari naik pitam dan emosinya memuncak. Dia pun secara brutal memukuli korban bersama kedua rekannya.

Akibatnya, korban mengalami luka pada bagian wajah, dahi serta kening. Perkelahian itu sempat ditegah oleh R, pacar pelaku. Namun usahanya sia-sia.

Aksi pemukulan tersebut baru bisa dihentikan setelah 2 orang karyawan hotel yang mengetahui adanya keributan, datang dan mengamankan pelaku.

Pihak hotel kemudian menghubungi petugas dari Polsek Tampan. Tak lama berselang, petugas yang tiba di lokasi, mengamankan pelaku dan membawanya ke kantor polisi. Namun akhirnya, proses penyidikan perkara diambil alih oleh Polresta Pekanbaru.

Atas perbuatannya, Ari dijerat dengan Pasal 170 KUHP jo Pasal 351 KUHP.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait