Komisi V Kunjungi Disdik DKI, Matangkan Pola Zonasi PPDB

  • Whatsapp
Eddy A Mohd Yatim memimpin rombongan Komisi V DPRD Riau melakukan kunjungan observasi ke Dinas Pendidikan DKI Jakarta

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Baru-baru ini, Komisi V DPRD Provinsi Riau melakukan kunjungan observasi ke Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. Kunjungan kerja itu dilakukan guna memperoleh informasi mengenai pola zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB), khususnya tingkat SMA dan SMK.

Rombongan Komisi V itu dipimpin Eddy A Mohd Yatim, dan turut menyertakan perwakilan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau yang diwakili oleh Sekretaris Disdik, Ahyu Sehendra beserta staf.

Menurut Eddy A Mohd Yatim, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah mematangkan pola zonasi PPDB. Mengingat sebelumnya, pola zonasi yang diterapkan masih memunculkan persoalan. Seperti banyaknya siswa yang tidak bisa diterima lantaran kekurangan ruang kelas.

Maka dari itu, dewan mencoba melakukan observasi ke beberapa daerah lain untuk mencari solusi terbaik. Salah satunya, Provinsi DKI Jakarta.

Hasil kunjungan itu, Disdik DKI menyebut belum menetapkan kebijakan zonasi PPDB. Karena juga masih melakukan kajian.

“Kemarin itu mereka sampaikan masih dalam proses kajian dan pendalaman. Namun sebagai gambaran awal, apa yang mereka sampaikan kami lihat memang pola PPDB di Jakarta sedikit berbeda dari provinsi lainnya,” ujar Eddy A Mohd Yatim, Jumat (14/2).

Dikatakan Eddy, perbedaan yang mendasar, antara lain adalah sekolah wajib menerima anak panti yang masuk dalam zona sekolah tanpa seleksi dengan menyertakan surat keterangan dari Dinas Sosial setempat. Selain itu, sekolah juga tidak melakukan seleksi terhadap anak pengemudi yang direkrut oleh Dinas Perhubungan, seperti Trans Jakarta, Bus Wisata dan Bus Sekolah, berdasarkan surat keterangan dari Dinas Perhubungan.

Melihat itu, Eddy mengaku sangat tertarik dengan penjelasan dari pihak Disdik DKI. “Informasi yang kami dapatkan di sini sangat bermanfaat. Semoga Provinsi Riau bisa menerapkan kebijakan zonasi PPDB seperti yang dilakukan Pemprov Jakarta,” pungkas Politisi Partai Demokrat itu.

 

 

 

Penulis: Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait