oleh

Wahyu Setiawan Serahkan Uang Suap Rp154 Juta ke KPK

HALUANRIAU.CO, JAKARTA – Wahyu Setiawan menyerahkan uang suap kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.

Dana suap itu terkait pergantian antar waktu (PAW) yang diterimanya dari politisi PDIP yang juga mantan caleg Harun Masiku. Diketahui, uang ini diperolehnya lewat orang kepercayaannya, Agustiani Tio Fredlina.

“Hari ini (ke KPK) hanya menyerahkan data itu (bukti transfer pengembalian uang),” kata eks komisioner KPU Wahyu Setiawan di lobi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Pengacara Wahyu, Toni Akbar Hasibuan menjelaskan, nominal uang yang diserahkan sama dengan yang disebut Komisioner KPK Lili Pintauli Siregar dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis 9 Januari 2020.

“Iya duit itu yang dikembalikan Pak WS, kalau hitungannya KPK kan Rp200 juta, tapi sebenarnya itu Rp154 juta kalau dikonversi ke rupiah,” yakin Toni.

Toni menegaskan, selain 15.000 Dolar Singapura, tidak ada lagi duit yang diterima kliennya.

“Pak WS hanya menerima uang itu, tidak ada lagi. Sebenernya Pak WS juga tidak mau terima itu duit, tapi kata Bu Tio suruh terima saja, dan bahasanya Pak WS itu duit diterima tapi ‘pinjam’,” jelas Toni.

Dalam kasus ini, Wahyu Setiawan diduga meminta Rp 900 juta kepada Harun Masiku demi melancarkan jalannya ke Parlemen dalam mekanisme pergantian antar waktu (PAW).

Penelusuran KPK, duit tersebut telah diserahkan berkala kepada WS lewat tangan Agustiani, mantan anggota Bawaslu yang juga orang kepercayaan WS.

Namun, uang tersebut belum 100 persen diberikan oleh Harun Masiku. Menurut data KPK, Agustinus Tio baru menerima dua kali sumber dana yakni pada pertengahan Desember 2019 sebesar Rp 200 juta dan Rp 450 juta pada akhir Desember 2019.

Namun demikian KPK masih menelisik sumber duit total Rp 650 juta yang diterima Agustinus milik Harun semua atau ada penyandang dana lainnya.(sumber:merdeka.com)

Comments

Berita Terbaru