Tujuh Tahanan Polsek Natar Melarikan Diri

  • Whatsapp
ilustrasi

HALUANRIAU.CO, LAMPUNG – Sebanyak tujuh orang tahanan Polsek Natar, Lampung Selatan, Lampung melarikan diri. Tiga orang diantaranya telah kembali.

Masing-masing tahanan yang kini telah ditemukan itu berinisial MDP (29), AH dan RD (25).

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan keterangan tahanan kabur yang berhasil ditangkap, upaya melarikan diri tersebut sudah direncanakan sebelumnya oleh tahanan atas nama MJ bin H (26),” kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad melalui keterangan tertulisnya, Kamis (13/2/2020).

Zahwani menceritakan, kejadian bermula kala personel Polsek Natar atas nama Brigpol Ronald mendengar suara atap asbes jatuh pada pukul 02.00 WIB dinihari, Kamis, 13 Februari 2020. Saat itu cuaca dalam keadaan hujan cukup deras. Kemudian Brigpol Ronald mengecek suara tersebut.

“Didapati tujuh orang tahanan yang berada dalam sel sudah tidak ada dan telah melarikan diri dengan cara menjebol tembok dan merusak asbes serta atap ruang tahanan,” jelas dia.

Kemudian Brigpol Ronald langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Natar, AKP Hendy Prabowo yang pada saat kejadian sedang berada di Mako Polsek, usai selesai melaksanakan kegiatan patroli bersama dengan anggota Reskrim Polsek Natar.

“Mengetahui adanya tahanan yang melarikan diri, anggota piket Polsek dipimpin Kapolsek Natar melakukan pengejaran dan berhasil menangkap tiga orang tahanan,” beber dia.

Sementara empat tahanan lainnya, yakni atas inisial SA bin BHR (26) yang terjerat perkara 363 KUHPidana, kemudian PS bin YM (21) perkara 363 KUHPidana, selanjutnya MJ bin H (26) dengan perkara 378 dan atau pasal 372 KUHPidana dan DK bin S (25) yakni perkara 372 KUHPidana.

“Sampai saat ini masih dalam pengejaran,” ucap dia.

Zahwani mengimbau kepada keempatnya untuk segera menyerahkan diri kepada petugas berwajib. Ia juga berharap kepada seluruh masyarakat yang mengetahui tentang keberadaan para tahanan yang melarikan diri tersebut agar segera melapor kepada Kepolisian terdekat.

Zahwani bahkan akan menindak tegas bagi mereka yang tidak mau menyerahkan diri. “Apabila para tahanan tidak mau menyerahkan diri, pihak Kepolisian akan melakukan upaya paksa dan tidak segan-segan melakukan tindakan tegas dan terukur jika para tahanan melakukan perlawanan dan membahayakan keselamatan baik petugas maupun masyarakat,” tandasnya. (sumber:merdeka.com)

Comments

Pos terkait