oleh

Hutan Kota Bagansiapiapi Jadi Ikon Wisata Andalan Rohil

HALUANRIAU.CO (BAGANSIAPIAPI)-Hutan kota merupakan jantung ibu kota Rokan Hilir, Bagansiapiapi. Untuk itu, Pemda setempat mencananglan pembangunan objek wisata yang menjadi salah satu ikon daerah seperti taman rekreasi dan taman edukasi yang salah satunya adalah hutan kota mini.

Demikian dikatakan Bupati Rohil Suyatno didampingi Kadis Lingkungan Hidup Rohil Suwandi, Senin (27/1) kemarin saat melakukan peninjauan di lokasi Pencanangan Pengembangan Hutan Kota Bagansiapiapi.

Menurut Bupati Suyatno, semak belukar yang ditumbuhi rerumputan dan ilalang disulap menjadi hutan kota yang indah, sejuk dan asri menjadi kawasan strategis untuk dikembangkan sebagai lokasi objek wisata baru.

“Perlu juga digarisbawahi, dalam hutan harus ada tiang lampu listrik, dipasang lampu lampu sorot dan dibangun rumah – rumah untuk bersantai bagi pengunjung,” terangnya.

Di lokasi itu sebutnya juga akan dibuat danau buatan tempat bermain anak-anak, di dalam danau akan ditabur beragam jenis ikan supaya kelihatan menarik perhatian masyarakat.

Selain itu, semua fasilitas pendukung tentu harus dibangun guna menunjang destinasi wisata yang komplit. Seperti panggung hiburan dan fasilitas penunjang lainnya.

“Kita harapkan perlunya dukungan semua pihak, karena ini areal kawasan konservatif hutan lestari, kayu-kayu ada di sini dijaga dengan baik jangan sempat diambil oleh masyarakat,” harapnya.

Pembangunan taman kota merupakan konsep pertama, difokus dulu untuk kembangkan hutan Kota Bagansiapiapi, bilamana nanti ada daerah lainnya hutan lebih menarik juga akan dikembangkan. “Saat ini kita fokus dulu kembangkan hutan kota Bagansiapiapi harus menjadi pusat destinasi objek wisata kota,” ucapnya.

Sementara itu, Kadis LH Rohil Suwandi mengatakan, hutan kota ini tidak hanya sebagai lokasi objek wisata akan tetapi menjadi paru-paru kota untuk penyimpanan oksigen.

“Pengembangan hutan kota bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) rencana awal setiap pengunjung masuki hutan kota liburan bakal dikenai bayaran,” terangnya.

Selain itu, dampak positif lainnya dari pembangunan objek wisata itu dengan terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal, dan akan disediakan tempat berjualan kuliner, termasuk lahan parkir kendaraan.

“Sektor-sektor ekonomi diharapkan tumbuh di sini, nanti kita buatkan stand kuliner untuk masyarakat tempatan,” pungkasnya.(hrc/mel)

Comments

Berita Terbaru