oleh

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau Tanam Bibit Pohon di Liang Banir

 

HALUANRIAU.CO (BENGKALIS)-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau melakukan penanam bibit pohon di Desa Liang Banir. Program Kerja Utama dari mahasiswa Kukerta itu bertujuan melakukan penghijauan di Desa yang terletak di Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis.

Sebanyak 30 bibit pohon Trembesi ditanami di sepanjang jalan akses masuk Desa Liang Banir. Selebihnya, lebih kurang 200 bibit tanaman buah ditanami di lingkungan perumahan warga, seperti bibit durian, sirsak dan sebagainya.

Kepala Desa Liang Banir, Rudi menyatakan bahwa Desa nya mengapresiasi penghijauan yang di taja oleh Mahasiswa Kukerta tersebut. Lantaran, bisa dibilang Desa itu minim keberadaan pohon hijau hanya dikepung oleh keberadaan kebun sawit.

“Ya, kita berikan apresiasi kepada mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan Desa Liang Banir ini, dan kedepannya dapat memberikan manfaat bagi warga kita ya,” Jawab Rudi, Minggu (19/1).

Mahasiswa UNRI melakukan aktivitas Kuliah Kerja Nyata kurang lebih selama 2 bulan, terhitung dari tanggal 27 Juni 2019 hingga tanggal 22 Agustus 2019. Selama masa Kukerta, Kelompok yang di ketuai oleh Muhammad Raihan itu masih memiliki program kerja yang lain, dan tentunya dirancang sesuai dengan situasi dan kondisi Desa Liang Banir itu sendiri.

“Ada magrib mengaji, penyuluhan kesehatan di Puskesmas setempat, melakukan sosialisasi ke sekolah, dan kami juga memberikan les pelajaran bagi siswa, kegiatan olaharaga sehat setiap sore, juga ada edukasi pengelolaan sampah,” Kata Raihan.

Disamping itu juga, melihat kondisi geografis Desa Liang Banir dekat dengan laut dan daratan nya merupakan lahan gambut, yang menyebabkan kondisi air sedikit asin dan berwarna. Tentu hal ini, tidak bisa digunakan sepenuhnya oleh warga untuk kegiatan Mandi Cuci Kakus (MCK).

Melihat kondisi itu, mahasiswa Kukerta UNRI juga melakukan sosialisasi air bersih dan alat pembersih air kepada warga bagaimana penting nya air bersih dalam kehidupannya sehari-hari.

“Kami lakukan sosialisasi bagaimana penting nya air bersih. Dan juga kami telah membuat alat untuk penyulingan air, tapi karena terbatas waktu kami jadi belum seratus persen beroperasi dengan baik, tapi sudah pernah dioperasikan,” Bebernya.

Dirinya berharap, dengan program kerja yang telah dilakukan oleh kelompok nya itu dapat memberikan dampak positif bagi warga Desa Liang Banir sendiri.

 

 

Reporter: Akmal

Comments

Berita Terbaru