Raja dan Permaisuri Agung Sejagat Terancam Undang-Undang Darurat

  • Whatsapp
merdeka.com

HALUANRIAU.CO – Polisi melakukan penggeledahan di rumah raja Keraton Agung Sejagat, Sinuhun Toto Santosa di kabupaten Sleman, DIY.

Dikabarkan mereka sudah tinggal selama dua tahun di kawasan tersebut.

Bacaan Lainnya

Polisi juga sudah menangkap permaisurinya Fanni Aminadia. Bahkan Polisi juga sudah menutup keraton mereka di Purworejo.

Kapolsek Godean, Kompol Paino menuturkan, penggeledahan dilakukan tim dari Polda Jawa Tengah pada Rabu (15/1) dinihari. “Iya (rumah kontrakan yang ditinggali Toto digeledah,” ujar Paino saat dihubungi merdeka.com, Rabu (15/1).

Kasi Pemerintahan Desa Sidoluhur, Adi Arya Pradana diminta polisi untuk menjadi saksi penggeledahan di rumah kontrakan yang dihuni Toto. Dia melihat Polisi mengamankan sejumlah barang. Salah satunya air softgun.

“Penggeledahan sekitar jam 01.00 sampai 06.00 WIB. Ada beberapa barang yang dibawa tapi saya tidak tahu persis karena dimasukkan dalam kotak. Ada pistol (softgun) juga,” ujar Adi.

Tak hanya di rumah kontrakan sang raja, Polda Jateng juga menemukan Air Softgun milik Permaisuri Fanni Aminadia di Keraton Agung Sejagat di Purworejo. Mereka terancam dijerat undang-undang darurat.

“Kita kembangkan dulu senjata Softgun dapat dari mana? Ada izin kepemilikan tidak? Kalau tidak bisa kena Undang-Undang Darurat. Tapi semua barang bukti kita telusuri semua mulai atribut keraton, buku tabungan, kartu anggota,”kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Rabu (15/1).

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti untuk pengembangan lebih lanjut. Mulai dari atribut kerajaan mulai dari seragam, tombak, trisula, bendera hingga lembar perjanjian dalam pigura. Ada pula sejumlah buku tabungan.

“Uang tunai Rp 16.101.000, air softgun, kartu anggota, dan dokumen yang mereka buat sendiri,” tutup Iskandar.

Sang Raja dan Permaisuri Nikah Siri

Terkait identitas sang raja, Totok Santosa merupakan warga Pademangan Jakarta Utara. Sedangkan Permaisuri, Fanni Aminadia adalah warga Kalibata, Jakarta Selatan. Keduanya bukan pasangan suami istri secara sah melainkan hanya nikah siri.

“Pasangan Raja dan Permaisuri ini nikah siri. Bukan asli Purworejo,” jelasnya.

Tetangga Toto, Bejret (47) menceritakan, Toto sudah sejak pertengahan 2017 tinggal di rumah kontrakan daerah Sleman. Toto diketahui telah menyewa rumah kontrakan itu selama empat tahun.

“Pemilik kontrakan itu kebetulan Budhe saya. Pak Toto sudah tinggal lebih kurang sekitar dua tahun di kontrakan tersebut,” tutur Bejret.

Bejret menyebut Toto kerap berada di rumah kontrakan tersebut. Hanya saja jika sedang ada kegiatan, Toto biasanya keluar rumah.

“Sering di rumah. Biasanya mainan laptop di gazebo itu. Dari siang sampai pagi di depan laptop terus,” ungkap Bejret. (merdeka.com)

Comments

Pos terkait