Limbah Pabrik PT SJML Resahkan Warga Pasir Silabau

  • Whatsapp

RENGAT (HR)-Warga Desa Pasir Silabau Kecamatan Sungai Lala Inhu, resah dengan aliran limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Sawit Jaya Mandiri Lestari (SJML) yang beroperasi di desa tersebut.

Pasalnya, galian kanal yang melintasi tanah warga diduga tidak ada perjanjian yang mengikat atau dikompensasi kepada warga yang memiliki lahan tersebut.

Salah seorang warga Silabau, Romli, Sabtu (4/1/20) di Pematangreba mengatakan, warga yang memiliki lahan dekat dengan PKS PT SJML mengeluh atas galian tersebut karena hingga saat ini belum ada di kompensasi oleh perusahaan, ucapnya.

“Atas adanya pengaduan itu kepada saya, meminta kepada pihak perusahaan agar menyelesaikan secepatnya permasalahan ini sebelum pabrik tersebut beroperasi. Apabila hal ini tidak ditanggapi maka akan timbul konflik antara warga dan perusahaan, tegasnya.

Sisi lain dikatakannya, untuk pihak Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Inhu agar turun kelapangan untuk mengkaji ulang tentang izin AMDAL seperti UKL/UPL yang diberikan kepada PT SJML.

” Kami selaku warga yang memiliki lahan di sana kawatir nantinya akan terjadi dampak lingkungan seperti limbah apabila PKS itu berjalan. Saat ini saja, pabrik belum beroperasi lahan kami telah digenangi banjir atas luapan air dari kanal itu,” tambahnya Romli selaku perwakilan dari masyarakat.

Lebih jauh dijelaskannya tentang panjang galian kanal, untuk sebelah barat saja sekitar 400 meter. Dan sebelah Selatan lebih kurang 800 meter. Nah, sepengetahuan ia belum ada diganti rugi oleh perusahaan.

Bambang, menjabat selaku manajer legal di PKS PT SJML pada saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa untuk galian kanal yang dipertanyakan itu saya tak tau persis titiknya dimana, dan dirinya juga bingung, tapi yang pasti coba tanya saja sama perwakilannya di lokasi.

“Untuk galian kanal yang berada di tanah warga ada yang diganti rugi tepatnya milik pak Saragih. Namun, kalau kebun nya kita gali untuk kanal itu tak ada. Karena kanal-kanal lama, hanya ada lahan Romli meminta untuk digalikan kanal, ya kita gali,” terangnya.

Penulis: EBP

Comments

Pos terkait