Timah Panas Tembus Kaki Pelaku Curas Terhadap “Driver Online’

  • Whatsapp
Kapolsek Tampan AKP Juper Lumban Toruan tengah memperlihatkan barang bukti tindakan curas terhadap driver mobil online

PEKANBARU (HR)-Tersangka Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas) terhadap driver mobil online berhasil di tangkap pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tampan. Tersangka SA (21) terpaksa di hadiahi timah panas, lantaran memberikan perlawanan saat penangkapan pada Senin (23/12) di Bukit Tinggi.

Kapolsek Tampan, AKP Juper Lumban Toruan menjelaskan bahwa penangkapan terhadap tersangka SA itu terjadi saat hendak melarikan mobil hasil curiannya itu. “Kita tangkap saat dia dalam perjalanan,” Jawab Juper, Kamis (26/12) saat ekspos di Loby Kantor Polsek Tampan.

Dijelaskan nya, tersangka SA berhasil merampas mobil dan smartphone milik korban seorang driver mobil online. “Peristiwa perampokan itu terjadi pada Sabtu (21/12) di jalan Budidaya Ujung. Pelaku memesan Go-Car dengan menggunakan HP milik orang lain,” Ujar nya

Pelaku pada waktu itu sempat melakukan pemesanan ojek online tersebut sebanyak dua kali, namun pemesanan yang pertama di batalkan oleh driver. “Dia ulang lagi, dapat lagi dengan driver yang sama. Titik jemputnya di Jalan Budidaya Ujung ke titik antar Jalan Taman Karya,” Kata dia lagi

Beruntung, Korban yang bernama Irwandi (28) bisa menyelamatkan diri dari tindakan kekerasan itu. Meski dirinya mendapat luka di bagian punggung, dada dan bagian muka akibat benda tajam berupa obeng yang digunakan pelaku.

Pelaku berhasil di tangkap, jelas Juper, lantaran Smartphone milik korban yang dirampas nya itu di jual oleh pelaku kepada seorang remaja inisial RK (17) seharga Rp. 1.5 Juta, berhasil di lacak pihak kepolisian.

“Berdasarkan keterangan dari saksi RK, HP itu ia beli dari tersangka. Dilakukan pengembangan, diketahui bahwa tersangka melarikan diri ke darah Sumatera Barat, dan langsung kita lakukan pengejaran,” Ujarnya.

Pelaku yang berprofesi sebagai supir Travel Pekanbaru-Padang itu, melarikan mobil hasil rampasan nya Toyota Agya dengan Nomor Polisi BM 1743 MG ke arah Barat. Namun, Nomor Polisi kenderaan itu telah digantinya menjadi BA 1214 AN sebagai upaya menghilangkan jejak.

Saat pelaku melarikan diri, ia ditemani oleh salah satu rekannya inisial ED (19). “Dia minta ditemani, rekannya nya itu mengiringi dengan mobil yang biasa digunakan nya untuk menambang,” Jelas Juper.

Setelah barang bukti diamankan, ternyata pelaku sudah menganti velg mobil hasil rampasan nya itu dengan velg mobil miliknya. Atas perbuatan nya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat ( 1 ) ayat (2) ke (1) dan ke (4) KUHPidana, dengan ancaman hukuman 12 Tahun Kurungan.

 

 

 

Reporter: Akmal

Comments

Pos terkait