Sebanyak 47 Penumpang Sriwijaya Sudah Ditemukan, Kemungkinan Ada 7 Lagi

  • Whatsapp

PALEMBANG (HR)-Tidak diketahui jumlah pasti penumpang bus Sriwijaya yang terjun ke jurang dan masuk ke Sungai di Pagar Alam Sumatera Selatan.

Informasi dari Tim SAR hingga Rabu (25/12/2019) pukul 16.00 WIB, korban meninggal akibat kecelakaan maut Bus Sriwijaya tercatat 34 orang.

Sementara penumpang yang selamat sebanyak 13 orang. Dengan demikian maka jumlah penumpang bus nahas tersebut yang telah dievakuasi sebanyak 47 orang.

Ketidakpastian manifes penumpang Bus Sriwijaya yang terjun ke Sungai Lematang, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan itu menjadi kesulitan bagi tim SAR gabungan dalam memastikan jumlah korban.

Kepala Kantor Basarnas Palembang Berty D.Y. Kowaas, mengatakan bahwa pihaknya sampai pencarian hari kedua masih menunggu laporan-laporan masyarakat yang merasa anggota keluarganya ikut dalam perjalanan bus tersebut.

“Untuk itu, pencarian akan kami lakukan sampai semua korban sudah ditemukan,” ujar Berty seperti dikutip Antara.

Tim SAR gabungan berpegang dengan data Polda Sumsel yang menyatakan terdapat 54 penumpang dalam Bus Sriwijaya saat terjadinya kecelakaan.

Sebanyak 27 penumpang naik dari loket resmi di Bengkulu dan sisanya naik dari ‘pinggir jalan’.

Jika mengacu pada data Polda Sumsel dengan penumpang 54 orang maka masih ada tujuh korban lagi yang belum diketemukan.

“Semua korban yang sudah dievakuasi dibawa ke RSUD Basemah Pagaralam untuk diidentifikasi tim Bidokkes Polda Sumsel,” kata Berty menambahkan.

Selain manifes penumpang, pencarian sisa korban juga terkendala medan Sungai Lematang yang berbatu dan banyak cekungan atau lubuk yang cukup dalam.

Pencarian korban masih dilakukan tim SAR gabungan dengan menyisir sungai sejauh 5 kilometer, sementara badan Bus Sriwijaya sendiri sudah ditarik ke tepi sungai guna mempermudah pencarian.

Sebelumnya, Bus Sriwijaya Mitsubishi Fuso BD-7031-AU rute Bengkulu-Palembang terjun ke jurang di Liku Lematang, Jalan Lintas Pagaralam-Lahat KM 9, Desa Plang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam, Senin (23/9) pukul 23.15 WIB.

Sumber: haluan.co
Comments

Pos terkait