RSUD Arifin Achmad Buka Layanan Geriatri

  • Whatsapp
Sekda Riau didampingi Dirut RSUD Arifin Ahmad saat meresmikan layanan Geriatri, Sabtu kemarin

PEKANBARU (HR)-Guna meningkatkan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, salah satunya bagi para lanjut usia (Lansia) yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara terpadu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau resmi membuka layanan Geriatri, Sabtu (21/12) di Ruang Serbaguna RSUD Arifin Achmad, Riau.

Peresmian layanan tersebut langsung dilakukan oleh Sekretaris Daerah Riau, Yan Prana didampingi Direktur RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, dr Nuzelly Husnedi yang ditandai dengan memotong pita.

Dikatakan Nuzelly bahwa geriatri merupakan salah satu cabang ilmu kedokteran yang mempelajari keadaan-keadaan fisiologis dan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan orang-orang lanjut usia dengan fokus kepada penuaan dini dan tatalaksana penyakit terkait usia lanjut. Sebagai salah satu RSUD milik pemerintah di Provinsi Riau, ia mengaku akan terus berinovasi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki.

“Sekarang Layanan Geriatri sudah diresmikan, yang mana pasiennya akan dijadikan pasien premium dengan letak ruangannya ditempatkan pada gedung utama rumah sakit ini,” terangnya.

Ia mengaku dengan posisi di gedung utama akan lebih memudahkan para lansia untuk lebih mudah menuju lokasi dan tidak memakan waktu lama untuk menuju ruangan tersebut.

“Lansia harus kita jaga, kenapa di gedung utama karena memungkinkan untuk lansia tidak banyak berjalan dan harus ditempatkan pada lokasi yang strategis,” ucapnya Nuzelly.

Sementara itu, Sekda turut mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan RSUD Arifin Achmad, sebagai rumah sakit daerah yang sudah banyak menghadirkan berbagai layanan, tentu ini menjadi layanan yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat banyak khususnya para lansia.

“Bagus, ini untuk lansia diatas 60 tahun keatas. Dengan ini membuktikan pihak rumah sakit sudah peduli terkait dengan orang-orang lansia,” terang Sekda.

Yan Prana mengatakan, penduduk usia lanjut terus meningkat seiring dengan majunya perkembangan teknologi sekarang.

Ia memaparkan data dari PBB menyebutkan Indonesia mengalami peningkatan jumlah warga usia lanjut dalam kurun waktu 35 tahun yakni sekitar 414 persen, sedangkan menurut data BAPENAS dan BPN ditahun 2020 persentase lansia di Indonesia sekitar 10 persen dari jumlah penduduk yaitu sekitar 25,5 juta jiwa.

“Dengan diresmikannya Layanan Geriatri semoga layanan kesehatan bagi lansia dapat dilayani dengan memuaskan,” harap Sekda.

 

 

Reporter: Renny Rahayu

Comments

Pos terkait