Gubri Orang Pertama Pakai E Money, Ratusan Masyarakat Antusias Jajal Seksi 1 Tol Pekanbaru-Dumai

  • Whatsapp
Gubernur Riau, H Syamsuar hadir dalam pengoperasionalan Tol Pekanbaru-Dumai

 

PEKANBARU (HR)-Antusias masyarakat untuk mencoba pertama kali jalan tol Pekanbaru-Dumai cukup tinggi. Dan ini terlihat setelah di fungsionalkannya jalan tol seksi 1 yang sepanjangan 13,5 Km, dari muara fajar Rumbai, sampai ke pintu tol minas, atau keluarnya di persimpangan simpang Perawang Minas. Ratusan mobil umum rela antri untuk masuk ke gerbang tol Pekanbaru yang berada di Muara Fajar, Rumbai, Senin (23/12).

Tol Pekanbaru-Dumai seksi 1 sepanjang 13,5 Kilometer resmi di fungsional setelah kendaraan BM 1 yang berisi Gubernur Riau, Syamsuar, menjadi kendaraan pertama yang membuka gerbang jalan tol Pekanbaru-Dumai. Sebelum melewati jalan tol Pekanbaru-Dumai Gubernur Riau, bersama Bupati Siak Alfredi, dan Pimpro Hutama Karya, Hendarto, meninjau res area yang berada tepat di pintu masuk tol seksi 1.

Selanjutnya Gubernur juga melakukan tes kesehatan sebelum melewati tol. Setelah tes kesehatan Gubri bersama Bupati Siak Alfredi, langsung menjajal tol Pekanbaru-Dumai seksi 1. Sesampainya di gerbang tol Gubri, masuk dengan menempelkan kartu tol e money untuk membuka panel otomatis.

“Alhamdulillah, tol Pekanbaru-Dumai untuk seksi satu sudah fungsional, dan jalannua bagus. Mudah-mudahan untuk seksi selanjutnya bisa selesai cepat dan beroperasi. Saya ini lanjut ke Sungai Mandau lewat tol ini sampai ke Minas,” ujar Gubri, usai menjajal tol dan mencoba e Money.

Sementara itu, Sekretrais PT Hutama Karya (HM), Fauzan, mengatakan, selaku pengelola Jalan Tol Trans Sumatera sebelumnya telah menyampaikan bahwa Hutama Karya optimis bahwa Ruas Pekanbaru-Dumai Seksi 1 dapat dibuka fungsionalkan, untuk umum sejak 23 Desember 2019 sampai dengan tanggal 2 Januari 2020 mulai pukul 8.00 sampai dengan 16.00 WIB setiap harinya.

“Pagi ini (kemarin res) tadi ruas tol Pekanbaru-Dumai seksi 1 telah dijajal langsung oleh Gubernur Riau, Pak Syamsuar, beserta rombongan. Setelah itu Ruas Pekanbaru-Dumai seksi 1 di tutup sementara untuk dilakukan koordinasi dengan pihak Ditlantas, Dinas PU Prov Riau, Dinas Perhubungan Prov Riau dan BPTD. Selanjutnya ruas tol ini telah dibuka kembali untuk umum pada pukul 13.20 WIB,” ungkap Fauzan.

Pada kesempatan tersebut, Fauzan, mengatakan, pihaknya sebelum memfungsionalkan seksi 1 ini telah melakukan ujicoba laik fungsi bersama Kementrian Perhubungan, Kementrian PUPR dan pihak kepolisian serta Pemprov Riau. Selain itu pihak juga menyiapkan dua pos dan kendaraan derek, serta ambulan, bahkan mobil patroli selama fungsional. Termasuk imbauan kepada pengguna kendaraan yang melalui tol sementara kecepatan dibatasi 60-100 Km/jam.

“Pengguna jalan tol diharapkan dapat mematuhi ketentuan yang berlaku di jalan tol dan dihimbau untuk selalu berhati-hati dan menjaga kecepatan berkendara maksimum rata-rata 60-100 km/jam,” jelasnya.

Terpisah Kepala cabang pembangunan tol Pekanbaru-Dumai, Indrayana, menjelaskan, setelah resmi di fungsional mulai tanggal 23 Desember, selanjutnya akan ditutup kembali pada tanggal 3 Januari 2020. Untuk melanjutkan sisa pembangunan yang masih ada, untuk seksi 1 hingga seksi 6.

“Setelah tanggal 2 Januari akan tutup kembali, dan konstruksi dilanjutkan, target di Februari semua seksi selesai dan diresmikan. Kami membuka fungsional ini terkait dengan natal dan tahun baru (nataru),” jelasnya.

Bagi masyarakat yang ingin menjajAl tol Pekanbaru-Dumai untuk seksi 1, terlebih dahulu membeli kartu e tol, atau e money yang di jual di pintu masuk gerbang tol Pekanbaru. Untuk sementara kartu tersebut di jual seharga Rp25 ribu tanpa ada saldo. Namun bisa digunakan sampai tanggal 2 Januari.

“Yang perlu diingat tetap menggunakan kartu tol, ada di beberapa tempat titik himbauan kami dari spanduk, bahwa tol akan dibuka namun tetap pakai kartu tol tidak berbayar. Karena untuk membuka gerbang tolnya cukup dengan menempelkan e money,” katanya.

Untuk di ketahui, tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 Km ini terdiri dari 6 seksi. Untuk seksi 1 Pekanbaru-Minas sepanjang 9,2 Km, seksi 2 Minas-Petapahan 23,6 Km, seksi 3 Petapahan-Kandis Utara sepanjang 17,46 km, seksi 4 Kandis Utara-Duri Selatan sepanjang 28,95 km, seksi 5 Duri Selatan-Duri Utara sepanjang 27,23 km dan seksi 6 Duri Utara-Dumai sepanjang 25,05 Km.

 

 

Reporter: Nurmadi

Comments

Pos terkait