Harga Hingga 1,8 Juta, Polsek Tualang Tangkap Sindikat Pembuat SIM Palsu

  • Whatsapp
Barang bukti SIM, KTP dan Ijazah Palsu yang berhasil disita Polsek Tualang daari seorang pelaku di Perawang

SIAK (HR)-Jajaran Polsek Tualang Kabupaten Siak berhasil mengungkap dua orang sindikat pembuat SIM palsu di Kabupaten Siak. Ternyata pelaku merupakan pemilik warnet di jalan AR Hakim Perawang.

Penangkapan tersebut berawal dari kegiatan rutin satuan Lalu Lintas Polsek Tulang untuk melakukan pengaturan lalu lintas, Senin (4/12) sekira pukul 08.00 WIB pagi di Simpang KPR 1 Jalan Raya km 5 Perawang.

Saat melaksanakan giat pagi itu, anggota unit lantas, Bripka Oky Resta melihat satu unit bus Mitsubishi warna biru putih yang mambawa penumpang karyawan PT JpI yang merupakan sub kontraktor PT IkPP, yang hendak menuju arah ke Pekanbaru.

Kemudian Bripka Oky memberhentikan bus yang sopirnya mengaku bernama Ari Media. Karena tidak menggunakan Safety belt (sabuk pengaman) disaat mengemudi, Oky menanyakan kelengkapan surat kendraan dan SIM sang sopir.

Pengalaman pernah berdinas di Satpas SIM, Polres Siak, Oky merasa ada yg aneh dengan SIM supir tersebut. Oky menghubungi petugas Satpas SIM Polres Siak untuk mengecek keabsahan SIM tersebut dan ternyata benar, SIM Ari Media tersebut Aspal (asli tapi palsu).

Oky menyerahkan Ari ke unit Reskrim Polsek Tualang untuk dilakukan proses selanjutnya.

Mendapat Keterangan dari Ari media Panit 1 Reskrim Polsek Tualang, Ipda Ichsan memerintahkan tim opsnal Polsek Tualang mendatangi salah satu warnet di perawang yaitu R2Net milik Sefrizal, yang terletak dijalan AR Hakim Perawang.

“Ditemukan di laci operator warnet diduga SIM Palsu dan ijazah Palsu, ungkap Kapolsek Tualang Kompol Pribadi melalui Panit 1 Reskrim Polsek Tualang, Ipda Ichsan

Selanjutnya pemilik warnet Afrizal dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Tualang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dikatakannya, untuk pembuatan satu buah SIM, bisa bernilai 1,8 Juta untuk SIM B1 Umum dan untuk SIM lainnya beragam. Pelaku ddiduga tidak hanya memalsukan SIM, tetapi juga melakukan pemalsuan Ijazah.

 

 

Reporter: Dolly Sandro

Comments

Pos terkait