Mantan GM MP dan Queen Club Dijebloskan ke Tahanan

  • Whatsapp
Mantan GM MP dan Queen Club, Benny Lubis.(Internet)

PEKANBARU (HR)-Pihak kepolisian di Pekanbaru dikabarkan telah melakukan penahanan terhadap Benny Lubis (46). Mantan General Manager (GM) MP Club dan Queen Club Pekanbaru itu diduga melakukan penipuan dan penggelapan senilai Rp6 miliar lebih.

“Ya, benar. BL (Benny Lubis,red) sudah kita tangkap,” ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Awaluddin Syam, Rabu (30/10).

Penangkapan itu, sebut dia, dilakukan belum lama ini. Kendati begitu, Awal biasa dia disapa, tidak menjelaskan alasan penangkapan terhadap Benny Lubis tersebut.

“BL kita tangkap kemarin,” lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Dumai itu.

Meski sudah berada di jeruji besi, Benny belum dilakukan pemeriksaan dalam status sebagai tersangka.

”Masih penangkapan, belum dilakukan upaya pemeriksaan sebagai tersangka,” imbuh AKP Awaluddin.

Sebelumnya diketahui, penetapan Benny Lubis sebagai tersangka diketahui dari surat yang dikirimkan penyidik Sat Reskrim Polresta Pekanbaru ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru nomor : B/1977/X/RES/1.24/2019. Surat itu tertanggal 16 Oktober 2019.

Sementara Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) tertuang dalam surat nomor : B/19/I/RES/1.24/Reskrim pada 21 Januari 2019.

Penetapan status tersangka itu dilakukan penyidik setelah dilakukan serangkaian proses penyelidikan. Dengan melakukan pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi.

Benny Lubis diduga gelapkan uang sebesar Rp6.182.400.000. Benny yang juga pernah menjabat GM Queen Club itu kemudian dilaporkan ke polisi.

Dari informasi yang dihimpun, dugaan penggelapan ini baru diketahui saat yang bersangkutan tidak lagi bekerja di dua tempat hiburan malam itu. Pihak manajemen melakukan proses audit atas pekerjaan yang sudah dilakukan Benny.

Ternyata, ada dugaan penggelapan uang milik perusahaan terhitung sejak tahun 2012 lalu.

“Dana yang diduga digelapkan diantaranya penggelapan biaya rekaman DJ, biaya request display picture, dana pembelian lampu LED untuk renovasi, dan dana pengamanan dan pengawalan artis iven,” ujar Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda pada awal November 2018 lalu.(dod)

Comments

Pos terkait