1.842 Warga Terinfeksi HIV/AIDS

  • Whatsapp
Ribuan warga Pekanbaru terinfeksi HIV/AIDS.

PEKANBARU (HR)- Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, sejak tahun 2004 hingga September tahun ini sebanyak 1.842 warga terinfeksi HIV/AIDS. Jumlah tersebut berdasarkan laporan dari 21 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di 12 kecamatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, mengatakan jumlah penderita HIV/AIDS cenderung meningkat. Sebab Kota Pekanbaru sebagai daerah transit. “Sampai saat ini ada 1.842 penderita HIV, itu data dari 2004 sampai September ini. Kita akui angka ini cenderung meningkat,” Kata Muhammad Amin, Senin (7/10/2019).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS tersebut, karena Pekanbaru sebagai tempat persinggahan dari beberapa wilayah. Penularan HIV/AIDS bukan hanya disebabkan karena berhubungan seks. Namun, juga dapat disalurkan melalui jarum suntik dan alat transfusi darah. “Jadi tidak hanya dari seks bebas saja. Penularan dapat dari jarum suntik, dan transfusi darah. Karena itu, kita tegaskan untuk penggunaan jarum suntik hanya boleh sekali pakai,” imbuhnya.

Dia menambahkan, berdasarkan laporan dari pihak Puskesmas, peredaran HIV/AIDS paling banyak didapati pada kaum wanita.
“Penderita HIV itu kalau kita lihat dari laporan, ada laki-laki, ibu hamil, transgender, atau pasien TB yang terkena HIV. Dari pelaporan itu cenderung yang terpapar wanita atau ibu hamil. Karena mereka yang otomatis terdeteksi apabila melakukan cek kehamilan atau kesehatan lainnya. Sementara yang laki-laki, jarang,” tambah Amin.

Untuk wilayah terbanyak penderita HIV/AIDS, berada di daerah pinggiran Pekanbaru. “Untuk daerah yang cenderung tinggi penderitanya, itu biasanya di daerah pinggiran. Tadi dari laporan ada di daerah Rejosari dan lainnya,” tutupnya.(her)

Comments

Pos terkait