DPRD Riau Dirikan Posko Penampungan Korban Asap

  • Whatsapp
Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Riau menyediakan petugas medis di posko kedap asap di Gedung DPRD Riau

PEKANBARU (HR)-Beberapa waktu lalu, sejumlah daerah di Provinsi Riau dilanda kabut asap, tak terkecuali Kota Pekanbaru. Banyak warga mengeluhkan kondisi tersebut, termasuk soal memburuknya kesehatan mereka.

Berdasarkan catatan dinas terkait, belasan ribu warga Pekanbaru mengeluhkan gejala Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Melihat hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau langsung bergerak cepat.

Bacaan Lainnya

Salah satunya dengan mendirikan posko pengungsian sementara di areal Gedung DPRD Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru.

Bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Riau, para wakil rakyat yang berkantor di Gedung Lancang Kuning itu menyediakan sejumlah fasilitas kepada masyarakat yang ingin mendapatkan pertolongan sementara. Bahkan ada juga warga yang memilih untuk tinggal sementara di ruangan kedap asap yang disediakan.

Pimpinan Sementara DPRD Riau Zukri Misran mengatakan persiapan pendirian posko tersebut telah dimulai sejak awal kondisi kabut asap tidak terlalu tebal. Hal itu merupakan salah satu upaya yang dilakukan kalangan dewan untuk menjawab persoalan kabut asap.

Pendirian posko itu dilakukan dengan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait. “Sebelum posko ini berdiri, kami sudah mengambil sejumlah tindakan menanggapi kondisi kabut asap,” ujar Wakil Ketua Sementara DPRD Riau, Zukri Misran belum lama ini.

Koordinasi itu dilakukan, salah satunya dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Para legislator itu meminta pemerintah mengambil tindakan cepat guna mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengakibatkan terjadinya kabut asap.

“Di antaranya menyurati secara langsung Gubernur Riau agar pemerintah daerah cepat menindak kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, kami juga meminta Pemprov mendirikan posko darurat asap di sejumlah titik strategis,” lanjut Zukri.

Setelah melakukan sejumlah upaya legislasi, barulah pihaknya mendirikan posko pengungsian tersebut. Di sana, DPRD dibantu tenaga medis oleh IDI Wilayah Riau menyediakan berbagai fasilitas kesehatan. Seperti dokter yang standby di lokasi, oksigen, vitamin dan suplemen, masker N95, tempat menginap kedap asap, ruang perawatan sementara hingga obat-obatan.

“Alhamdulillah, masyarakat yang datang ke posko cukup merasa senang. Karena di samping kedap asap, berbagai fasilitas kesehatan kita sediakan. Termasuk psikiater anak bagi ibu yang membawa serta anaknya mengungsi,” terang dia.

Sementara itu, anggota DPRD Riau lainnya, Agung Nugroho menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu pendirian posko evakuasi sementara korban asap. Ia juga merasa senang karena bisa memfasilitasi warga yang terkena penyakit akibat dampak asap.

“Karena memang itulah kewajiban kami selaku wakil rakyat, untuk selalu ada bersama rakyat,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau itu.

Selama berdirinya posko tersebut, sejumlah anggota Dewan turut serta menemani masyarakat yang menginap di posko, termasuk Agung Nugroho. Hal itu ia lakukan sebagai dedikasi kepada warga yang telah mengamanahkan dirinya sebagai anggota DPRD.

“Karena memang saya ini perwakilan masyarakat. Maka dari itu apapun penderitaan yang dirasakan masyarakat, kami akan selalu hadir untuk memberikan solusi yang konkrit,” tegas dia.

Comments

Pos terkait