Wako Sebut Terjadi Lompatan

  • Whatsapp

 

PEKANBARU (HR)- Walikota Pekanbaru, Firdaus, MT, mengatakan memang terjadi lompatan tagihan Pajak Bumi dan Bangunan di PT Angkasa Pura II Pekanbaru dari nilai sebelumnya. Tagihan tersebut kini diduga menjadi sebesar Rp23,3 miliar. Namun dalam persoalan itu, Wako menyebut masih akan dilakukan negosiasi. Sebab untuk komunikasi antara Pemerintah Kota dengan perusahaan Badan Usaha Milik Negara tersebut masih baik.

Bacaan Lainnya

“Memang untuk tagihan PBB ada lompatan dari sekian ke sekian, ini masih dinegosiasi dengan membentuk tim dari kedua belah pihak. PT Angkasa Pura juga mengajukan semacam negosiasi ulang, karena mereka merasa loncatan tagihan terlalu tinggi. Kita tetap terbuka untuk masalah ini, kita akan bentang lagi data- datanya,” kata Wako Pekanbaru, Firdaus, Kamis (8/8).

Data yang dimaksud meliputi apa saja yang menjadi aset dari pihak PT Angkasa Pura, termasuk dimana letak keberatannya. Kalau ada semacam permintaan untuk memberikan subsidi atau insentif, karena perusahaan BUMN juga sama mempunyai misi tidak hanya mencari keuntungan tapi lebih kepada pelayanan publik, Wako, mengatakan, bisasaja tapi harus sesuai dengan regulasi.

“Jadi biarkan dulu tim bekerja, artinya kita fleksibel. Yang jelas kita tidak hanya mengejar pendapatan saja tapi yang sangat kita butuhkan kepedulian antara tatanggungjawab tugas dan kewajiban. Karena kita tahu Angkasa Pura II itu BUMN yang membawa misi pelayanan. Berhak juga untuk diberikan insentif, karena telah membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan. Namun tak terlepas dari regulasi. Sejauh mana regulasi memberikan kewenangan kepada kepala daerah memberikan insentif kepada perusahaan negara atau daerah yang telah membantu pemerintahan dalam memberikan pelayanan,” jelasnya.

Sekali lagi Wako, menjeaskan untuk persoalan itu masih dalam tahap negosiasi antara kedua belah pihak Pemko dengan PT Angkasa Pura II. Ditanya, sampai kapan selesai, Firdaus menjawab berpacu dengan waktu. “Agustus ini harus selesai,” tutup dia.(her)

Comments

Pos terkait