Firdaus : Bukan Hanya Karena Kabut Asap

  • Whatsapp

 

PEKANBARU (HR)- Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Rabu (7/9), tercatat 162 warga Pekanbaru menderita penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA). Dengan rincian, per golongan umur 0-1 7 kasus, 1-4 mencapai 26 kasus, 5-14 mencapai 40 kasus dan pada usia di atas 14 tahun sebanyak 89 kasus.

Bacaan Lainnya

Sedangkan untuk penyakit Asma berjumlah 4 kasus, pneumonia 2 kasus, iritasi mata 3 kasus, iritasi kulit 17 kasus, diare/muntah 15, dan gangguan lain sebanyak 4 kasus. Jumlah tersebut belum mencakup semua, sebab masih ada 5 Puskesmas yang belum melaporkannya.

Menanggapi hal itu, Walikota Pekanbaru, mengatakan ISPA menjadi prioritas yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan di Pekanbaru. Namun, kata dia, ISPA terjadi bukan hanya karena kondisi kabut asap saat ini, tapi memang ada disepanjang tahun.

“ISPA bukan hanya terjadi karena kondisi kabut asap saat ini, tapi sepanjang tahun ada, cuma pada saat bencana kabt asap ini angkanya bertambah naik. ISPA ini berkaitan dengan kondisi lingkungan. Karena itu saya sering mengimbau, mari cintai lingkungan kita,” imbuhnya, Kamis (8/8).

Bukan hanya sekali, Wako bahkan kembali mengulang, ISPA terjadi bukan karena kabut asap saja, tetapi trennya memang terjadi disepanjang tahun. Kesim;pulan tersebut diperoleh berdasarkan analisa dari hasil kunjungan masyarakat ke Pusat Kesehtan Masyarakat (Puskesmas).

“Sekali lagi, ini adalah dampak dari kondisi lingkungan, saya mengimbau mari jadikan Pekanbaru bersih menjadi gerakan untuk Indonesia bersih. Maka cintai lingkungan, mari sama- sama kita jaga dan pelihara agar menjadikan lingkungan berkualitas. Sekalilagi imbauan saya Pekanbaru bersih menjadi gerakan untuk Indonesia bersih Maka Cintai lingkungan, mari sama-sama kita jaga pelihara menjadikan lingkungan berkualitas, sehingga memberikan tiket yang baik bagi kesehatan. Ini tanggungjawab kita bersama,” tandas Firdaus.(her)

Comments

Pos terkait