OJK Minta Pemda Gesa Isi Kekosongan

  • Whatsapp

PEKANBARU (HR) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau meminta kepada pemerintah daerah propinsi Riau, untuk menggesa mengisi
kekosongan jabatan Direktur Utama (Dirut) Bank Riau Kepri yang sudah terlalu lama kosong. Hal ini mengingat dengan kondisi
kosong tersebut tentunya akan mempengaruhi kinerja bisnis di dalam bank plat merah tersebut.

Hal ini dikatakan Kepala OJK Riau kepada Haluan Riau, Rabu (7/8). Menurutnya, kekosongan dua jabatan di BRK tersebut
tentunya tidak bisa dibiarkan berlama-lama, karena selain menentukan kinerja juga menentukan program perbankan selama setahun ke depan.

Bacaan Lainnya

“OJK mendorong kepada pemegang saham, baik Pemda Riau dan Kepri agar segera mengisi kekosongan, kalau dibiarkan berlama-lama banyak-sedikit ya pasti akan mempengaruhi kinerja bisnis di bank itu,” ujar Yusri.

Dijelaskannya, dengan kekosongan jabatan tersebut, para pemegang saham harus mempertimbangkan kondisi ataupun kinerja BRK
pasca kekosongan jabatan Dirut dan Komut. “Tentunya, jika kekosongan jabatan ini dibiarkan berlama-lama maka akan membebani direksi yang ada, dan BRK tentu tidak bisa hanya mengandalkan sejumlah direksi yang ada. Untuk itu, lanjut Yusri, alangkah baiknya kalau posisi jabatan yang kosong ini segera diisi. “Untuk mekanismenya, ya sesuai dengan PP 54 harus dilakukan pembentukan tim Pansel yang dibentuk oleh pemegang saham dalam RUPS. Dimana tim itu terdiri dari beberapa unsur seperti pemerintah daerah, akademisi, pihak internal dari bank itu sendiri,” ungkapnya.

Yusri juga memastikan, untuk posisi dua jabatan tersebut harus bisa terisi tahun ini. “Kita jangan berandai-andai, jabatan
itu adalah posisi strategis dan sangat dibutuhkan dalam waktu secepatnya. Kita juga melihat dalam pengawasan normail, kinerja BRK masih cukup bagus dan berjalan normal dan kondisinya masih fine-fine saja,” pungkasnya.(nie)

Comments

Pos terkait