Inilah Proses Haji yang akan Dilalui JCH Pelalawan Beberapa Waktu Ke Depan

  • Whatsapp

PANGKALAN KERINCI (HR)-Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pelalawan yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 9 BTH akan diberangkatkan menuju Arafah, untuk melaksanakan wukuf pada Jumat (9/8), bertepatan 8 Zulhijjah 1440 Hijriah.

“Rencananya jamaah akan menggunakan bus yang disiapkan petugas maktab. Demikian pula dari Arafah ke Muzdalifah maupun ke Mina, jamaah juga menggunakan bus. Pada saat berangkat JCH sudah berniat haji dan sudah berpakaian ihram dari hotel masing-masing,” ujar Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD), Syahrul Syarif, Kamis (8/8).

Bacaan Lainnya

Tiba di Arafah pada 9 Zulhijjah, atau Sabtu (10/8), JCH Pelalawan akan tinggal di tenda yang telah disiapkan pemerintah Arab Saudi. JCH Pelalawan akan mendapat 3 tenda dengan kapasitas 150 jemaah per tenda.

“Saat di Arafah, jemaah melakukan ibadah wukuf disertai khutbah wukuf yang dimulai saat matahari tergelincir yakni sekitar pukul 12.30 Waktu Arab Saudi. Kemudian dilanjutkan dengan salat jamak taqdim Zuhur dan Ashar,” sebut Syahrul.

“Baru selanjutnya para jemaah berzikir dan berdoa secara individu menunggu sampai Salat Magrib untuk melaksanakan Salat Magrib dan Isya secara jamak. Barulah kemudian jemaah standby untuk menunggu keberangkatan menuju Muzdalifah dan kemudian melanjutkan mabit di Mina,” sambung dia.

Kemudian, katanya lagi, tanggal 10 Zulhijjah atau Minggu (11/8), jemaah akan berangkat untuk melontar aqabah di Jamarah. Kemudian melakukan tahlul awal sekaligus melepas kain ihram.

“Usai itu semua jamaah kembali lagi ke tenda di Mina. Baru kemudian 11, 12 dan 13 Zulhijjah atau tanggal 12,13 dan 14 Agustus 2019, jemaah melontar jumrah ula, ustha dan aqabah,” sebut Syahrul seraya mengatakan, jarak tenda jemaah ke tempat melontar (Jamarah) sekitar 4 kilometer. Perjalanan dari tenda ke tempat melontar ini dilakukan dengan berjalan kaki.

Sambil mengikuti proses puncak haji, Ketua Kloter 9 BTH JCH Kabupaten Pelalawan Sudur yang merupakan Kepala KUA Kecamatan Kuala Kampar, Pembimbing Ibadah HM Rais, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pelalawan, TPHD M Syahrul Syarif, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Pelalawan, dan H Kasbi, Kepala KUA Pangkalan Lesung, terus melakukan pembinaan kepada jamaah, baik pembinaan teknis ibadah, pembinaan mental dan iman, sehingga jamaah betul-betul bisa memahami pelaksanaan ibadah haji dengan baik disertai dengan keimanan yang tinggi.

“Pembinaan itu dilakukan pada tausiah atau ceramah bakda pada salat 5 waktu, di masjid hotel dan pemondokan,” tambah M Syahrul.(ton/dod)

Comments

Pos terkait