Diskes Instruksikan Puskesmas Maksimalkan Layanan

  • Whatsapp

 

PEKANBARU (HR)- Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menginstruksikan kepada pihak Puskesmas agar memaksimalkan layanan termasuk menjadikannya sebagai tempat evakuasi masyarakat yang terdampak kabut asap.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah instruksikan kepada pihak Puskesmas agar bisa jaditempat evakuasi bagi masyarakat yang terdampak kabut asap. Surat edarannya sudah kita kirim, memang untuk sarana kesehatan dan Rumah Sakit, belum kita lakukan,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, Selasa (6/8).

Di Kota Pekanbaru, kata Amin, ada sekitar 30 Rumah Sakit yang bisa melayani masyarakat untuk berobat, nanti pihaknya juga akan melakukan hal sama yakni dengan menyuratinya terkait penanagan masyarakat yang terdampak kabut asap. Namun demikian untuk 21 Puskesmas yang ada sudah diinstruksikan untuk bersiaga. “Kalau sudah begitu meski nanti ada pasien yang datang pada malam hari Puskesmas sudah siap melayani, yang jelas untuk 5 Puskesmas rawat inap sudah buka 24 jam,” kata Amin.

Ditanya, berapa jumlah masyarakat yang sudah terkena penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Amin, menjawab, terhitung sejak 29 Juli- 5 Agustus 2019, penderita sudah berjumlah 970 kasus. Dengan rincian, 29 Juli 200 kasus, 30 Juli 240, 31 Juli 143, 1 Agustus 120, 2 Agustus 105, dan 5 Agustus, 162 kasus. Data diperoleh dari seluruh Puskesmas yang ada di Kota Pekanbaru.

“Tapi tidak semua penderita ISPA akibat terpapar kabut asap, bisa jadi karena faktor lain, atau memang penyakit bawaannya, namun semua tetap kita data,” jelasnya.

Untuk penanganannnya, Diskes sudah memerintahkan pihak Puskesmas membagikan masker kepada warga di kawasannya masing-masing, kemudian melakukan pemantauan serta memberikan perawatan bagi warga yang berobat.(her)

Comments

Pos terkait