Jaksa Jadwalkan Periksa Saksi-saksi

  • Whatsapp

PEKANBARU (HR)- Kejaksaan Tinggi Riau menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi terkait dugaan korupsi di Bank Riau Kepri Cabang Pangkalan Kerinci. Itu dilakukan setelah perkara tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Peningkatan status perkara itu dilakukan setelah Korps Adhyaksa Riau melakukan gelar perkara. “Penyelidikan telah rampung. Selanjutnya tim penyelidik melakukan gelar perkara pada pertengahan Juli (2019) kemarin,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan, Senin (5/8). Hasilnya, kata Muspidauan, tim penyelidik sepakat untuk menaikkan status perkara ke tahap penyidikan. Itu dilakukan setelah Jaksa meyakini adanya peristiwa pidana dalam perkara tersebut.

Bacaan Lainnya

“Surat perintah penyidikan (sprindik) sudah ditandatangani Pak Kajati pekan kemarin,” lanjut mantan Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru itu.

Dengan peningkatan status itu, penyidik selanjutnya akan memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Itu diperlukan untuk mencari alat bukti guna menetapkan pihak tertentu sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam perkara ini. “Telah dijadwalkan. Dalam waktu dekat akan dilakukan pemeriksaan saksi-saksi,” pungkas Muspidauan.

Diketahui, penanganan perkara ini dilakukan terhadap dugaan penyimpangan pemberian kredit oleh BRK Cabang Pangkalan Kerinci kepada PT Dona Warisman Bersaudara pada tahun 2017 lalu. Disinyalir, ada kesalahan prosedur dalam pemberian kredit yang diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar. Belakangan diketahui kredit itu macet.

Untuk memastikan hal itu, Kejati Riau melakukan penyelidikan dengan mengundang sejumlah pihak untuk diklarifikasi. Di antaranya, Ade Roshan yang merupakan pegawai BRK dari Satuan Kerja Audit Intern (SKAI). Lalu, sejumlah pejabat BRK Cabang Pangkalan Kerinci, seperti Faizal Syamri selaku Pimpinan Cabang (Pimcab), Ahmadi Syamsul selaku Pimpinan Seksi (Pimsi) Operasional dan Pelayanan Nasabah, dan Sasnobon Pimsi Pemasaran.

Selanjutnya, Yurico Pratama dan Yanuar, masing-masing selaku Analis Kredit, dan Muhammad Abdillah selaku Admin Kredit.
Selain itu, juga terdapat nama Ujang Azwar dan Yuliana. Mereka masing-masing menjabat selaku Direktur dan Komisaris PT Dona Warisman Bersaudara.

Tidak hanya itu, Riski Sanjaya dari PT Askrindo Cabang Pangkalan Kerinci, dan Notaris Reni Mayoni, juga telah menjalani proses yang sama.(dod)

Comments

Pos terkait