BEM UR Catatkan 10 Ribu Lopek Bugi Di Rekor MURI, Pemerintahan Kampar Ucap Terimakasih

  • Whatsapp

PEKANBARU (HR)-Dalam memperkenalkan kuliner daerah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau, berhasil mencatatkan 10 Ribu Lopek Bugi dalam catatan Rekor Museum Republik Indonesia (MURI), Selasa (6/8).

Lopek Bugi merupakan makanan khas Daerah Kampar, yang sudah menjadi brand kuliner daerah Ocu tersebut. Saat ini, Kampar mempunyai 33 Unit Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) berada di Desa Palung Raya, Tambang yang memproduksi makanan khas tersebut.

Namun, mengalami kendala dalam hal pemasaran. Dengan adanya agenda sajian lopek Bugi terbanyak ini, diharapakan bisa memperkenalkan lebih jauh ke kalangan masyarakat.

Staff Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik Kampar, Nurhasani M.M mengucapkan terimakasih sebab telah memilih lopek bugi dijadikan agenda pencatatan Rekor MURI.

” Dengan adanya agenda ini, semoga bisa membuka peluang pemasaran bagi pelaku pengusaha, Pelaku UMKM dan masyarakat. Setelah ini, lopek bugi akan semakin terkenal, hingga bisa membuat daya tarik untuk membeli”, ucapnya dalam sambutan

Nurhasani juga berpesan kepada para pelaku UMKM harus menjaga kualitas produk. “Untuk pelaku UMKM, tingkatkan kreatifitas, terus jaga kualitas produk, baik itu rasanya, kemasannya, termasuk juga harga pasaran”, terangnya

Tanpa alasan, Nurhasani menilai bahwa apabila mampu menjaga kualitas maka akan mampu bersaing dalam pasar kuliner, lantas bisa meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha.

Disamping itu, Rektor UR, Aras Mulyadi menceritakan bahwa sebelumnya, 3 tahun lalu BEM UR juga telah memecahkan rekor MURI dalam penyajian olahan sagu terbanyak.

“Tahun ini kita kembali mencatatkan Lopek Bugi dalam Rekor MURI, yaitu makanan khas daerah Riau. Tentu harapan kita, dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Khususnya dalam menggiatkan UMKM”, ujarnya

Perwakilan Tim Juri MURI, Andre Purwandono mengatakan bahwa individu yang hadir menjadi saksi atas pencatatan Rekor. “Pemprov Riau, Pemerintah Kampar, Serta kita semua yang hadir, hari ini menjadi saksi pencatatan 10 Ribu Lopek Bugi. Ini menjadi sejarah bagi kita semua”, kata dia. (mal)

Comments

Pos terkait