Hotspot Berkurang, Asap Makin Pekat, Gubri Terserang ISPA

  • Whatsapp

 

Kabut asap di Ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru, semakin pekat, Minggu (4/8) pagi. Jarak pandang juga terbatas, hanya 3 kilometer. Sementara, jumlah warga yang terpapar Infeksi Saluran Pernapasan Akut sebanyak 710 orang.

Bacaan Lainnya

Ketika membuka jendela dan pintu, bau asap langsung menusuk hidung. Baunya sangat kuat. Langit juga tak sebiru biasanya, tertutup kabut asap berwarna kelabu.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengatakan, saat ini Pekanbaru memang menjadi salah satu daerah yang diselimuti asap.

Masih dari data BMKG, dilihat dari titik panas saat ini, ada 2 kabupaten yang berdekatan dengan wilayah pekanbaru yaitu Pelalawan dan Siak. Menurut catatan BMKG, titik api di Riau paling banyak berapa di Siak dan Inhil, disusul Pelalawan.

Walaupun dikatakan titik panas di Riau sejak kemarin menurun drastis, yakni hanya 42 titik, namun efek kabut asap masih saja dirasakan masayarakat.

Sementara itu, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Riau mengaku telah menurunkan tim Satgas Karhutla ke seluruh wilayah. Termasuk tim satgas udara, di mana sudah dikirimkan satu heli stanby di Bandara Japuran, Inhu, beberapa hari ini untuk mengatasi kebakaran di Inhu dan Inhil. Termasuk di Kota Dumai juga disiapkan helikopter.

Sepanjang bulan Januari hingga Agustus ini, lahan yang terbakar sudah mencapai 4.118 hektar. Jumlah itu tersebar di seluruh Kabupaten/Kota, terbanyak di Kabupaten Bengkalis, Rohil dan menyusul Pelalawan.

“Luasan lahan yang terbakar yang terdata 4.118, kita berharap pada puncak musim panas bulan Agustus ini, tidak banyak yang terbakar. Tim Satgas udara dan darat terus berusaha memadamkan api agar tidak meluas,” kata Sanger.

Dari tanggal 1-3 Agustus 2019, Diskes Riau menerima laporan seluruh Kabupaten/Kota tercatat 710 kunjungan pasien karena terjangkit ISPA.

Jumlah itu antara lain: Pekanbaru 120 kasus, Kampar 148, Pelalawan 50, Inhil 22, Bengkalis 27, Siak 305, Rohil 38.

Tidak hanya masyarakat umum, Gubernur Riau Syamsuar juga mengaku sudah terserang ISPA.

“Dari laporan yang saya terima sudah 700 orang terkena ISPA. Tentu sekarang angka itu sudah lebih karena kabut asap masih terjadi. Saya sekarang juga terserang ISPA, dengan batuk-batuk,” ujarnya dalam pidato saat menghadiri acara pelantikan pengurus Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Provonsi Riau, Minggu (4/8/2019) di Gedung Daerah Ruang Serindit.

Sebagai informasi adapun suhu udara Riau hari ini berada di angka 23.0 – 34.0 derajat celcius dengan kelembapan udara 45 – 95 persen. Sementara arah angin berhembus ke Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan 10 – 37 kilometer per jam. Info tinggi gelombang untuk perairan di Provinsi Riau pada umumnya berkisar antara 0.2 – 1.0 meter.

Comments

Pos terkait