Polda Masih Kembangkan Perkara Pelaku RJO

  • Whatsapp
ILUSTRASI TEMPAT HIBURAN MALAM

PEKANBARU (HR)-Saat ini, RJO masih menjalani pemeriksaan intensif di Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Riau. Itu dilakukan dalam proses pengembangan perkara, termasuk mengusut pemasok ratusan butir pil ekstasi yang disita dari tangan RJO.

Pelaku merupakan pengendara sepeda motor yang sebelumnya diamankan jajaran Direktorat Lalulintas (Dit Lantas) Polda Riau, Senin (29/7) pagi lalu. Saat itu, dia melakukan pelanggaran lalu lintas, dengan cara melawan arus di Jalan Ade Irma Suryani, Pekanbaru.

Bacaan Lainnya

Tindakan laki-laki ini diketahui oleh tiga orang polisi yang sedang berpatroli di sekitar jalan tersebut. RJO pun lantas diberhentikan oleh anggota kepolisian untuk diberikan teguran dan sanksi tilang.
Namun saat itu, RJO pun memperlihatkan gelagat mencurigakan. Dia seperti berupaya menyembunyikan sesuatu yang ada di dalam jaket yang dipakainya.

Curiga hal itu, polisi melakukan penggeledahan dan menemukan sebuah bungkusan plastik yang berisikan narkotika jenis pil ekstasi. Setelah dihitung, di dalam plastik tersebut berisikan 889 butir ekstasi.
Saat digeledah itu, telepon seluler milik pelaku pun berbunyi beberapa kali. Ternyata itu adalah panggilan video yang diduga merupakan bos atau pengendali pelaku ini.

Saat itu juga, polisi sempat melakukan pengembangan ke kos-kosan pelaku di wilayah Payung Sekaki namun tidak menemukan barang bukti.
Selain barang bukti ratusan pil ekstasi, petugas turut diamankan uang tunai Rp1,2 juta, handphone, kartu ATM dan sepeda motor pelaku.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke kantor Dit Resnarkoba Polda Riau.
Dikatakan, Direktur Resnarkoba Polda Riau, Kombes Pol Suhirman, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan lebih lanjut. Berdasarkan informasi, tersangka RJO ini juga berprofesi sebagai Disk Jockey (DJ) di Kota Pekanbaru.

“Benar, tersangka RJO ini profesinya Disk Jockey di sebuah tempat hiburan malam,” ujar Kombes Pol Suhirman, Kamis (1/8).
Menilik profesinya tersebut, RJO diduga sebagai pemasok barang haram itu di Kota Pekanbaru. Terkait hal itu, juga didalami polisi.

“Masih kita kembangkan kasusnya, apakah R (RJO, red) ini penyuplai narkoba ke tempat hiburan malam tempat ia bekerja atau seperti apa,” sebut Kombes Pol Suhirman.
Suhirman menuturkan, terkait ini pihaknya juga akan semakin gencar melakukan razia tempat hiburan malam.
“Kita tetap akan melaksanakan program razia mendadak di tempat hiburan malam dalam waktu dekat,” pungkas dia.(Dod)

Comments

Pos terkait