Kepala Bappeda Rohul Miliki Komitmen

  • Whatsapp

PASIRPANGARAIAN (HR)-Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Rokan Hulu Nifzar mengharapkan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serius dan komitmen dalam meningkatkan kinerja.

Harapan ini disampaikan Nifzar usai rapat lanjutan tim penguatan pencapaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Pemkab Rokan Hulu di aula lantai tiga Kantor Bupati, Selasa (30/7).

Bacaan Lainnya

Nifzar berharap, keseriusan dan komitmen masing-masing kepala OPD di lingkungan Pemkab Rokan Hulu , menindaklanjuti hasil rapat lanjutan tentang peningkatan SAKIP.

Belasan OPD diberi waktu dua hari untuk menyusun cascading di masing-masing tingkat OPD-nya serta menyusun bahan untuk ekspose di Bappeda Provinsi Riau atau ekspose di Kemenpan Reformasi Birokrasi bila memang diminta nanti.

“Setiap OPD haris bersiap untuk mengekspos apa yang menjadi target capaian kinerja di OPD-nya,” kata Nifzar usai rapat di Kantor Bupati Rokan Hulu, Selasa.

Nifzar mengaku, rapat hari ini merupakan lanjutan dari pertemuan-pertemuan sebelumnya, terkait kepatuhan Pemkab Rokan Hulu terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintahan.

“Jadi melalui Kemenpan RB ada beberapa pointer-pointer terkait kinerja OPD di daerah yang semuanya harus pertama diperjanjikan, kedua diukur, ketiga dievaluasi, dan yang ke empat dirangkum tingkat ketercapaiannya,” jelas Nifzar.

Para rapat lanjutan ini, diakui Nifzar, Bappeda Rokan Hulu mengumpulkan 17 OPD sampel untuk mengetahui cara penyusunan cascading OPD, dimana cascading adalah pengukuran kinerja dari satu indikator kinerja utama OPD.

Cascading akan dibreakdown menjadi rincian-rincian kinerja instansi dan program kegiatan, dan ditentukan siapa yang bertanggung jawab terkait program tersebut.

Menurut Nifzar, inti dari rapat lanjutan ini adalah performance pemerintah daerah, sebab untuk tingkat akuntabilitas Pemkab Rokan Hulu masih mendapatkan nilai CC.

Nifzar mengharapkan lagi, adanya perbaikan-perbaikan dokumen dan perbaikan-perbaikan kinerja di tingkat OPD, ada komitmen pimpinan di dalam menerapkan kinerja secara efektif dan efisien dalam memanfaatkan anggaran yang ada, sehingga OPD mampu menaikkan nilai kinerjanya, dan mampu menaikkan status dari yang selama ini nilai CC menjadi nilai B atau BB.

“Ini adalah dari sisi kinerja, bukan dari sisi anggaran. Jadi kita menggiring teman-teman di OPD,” ujar Nifzar, dan mengatakan ada perbedaan antara kinerja dengan kerja.

Pada rapat lanjutan, Bappeda Rokan Hulu juga membagi habis tugas pokok dan fungsi di masing-masing OPD, termasuk cara membuat indikator kinerja utama dan membuat rencana strategis.

“Itulah yang kita perjanjikan. Itulah yang kita geluti setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, dan setiap tahun, sampai kemudian dapat dievaluasi pada akhir tahun,” tambahnya.

Nifzar menambahkan selain rapat lanjutan Penguatan Tim SAKIP, Bappeda Kabupaten Rokan Hulu juga sudah membuat timeline, dan dibimbing Biro Organisasi Setdaprov Riau dalam upaya peningkatan akuntabilitas pemerintahan ini.

Selain rapat Penguatan Tim SAKIP, pada 2 Agustus 2019, 17 OPD di lingkungan Pemkab Rokan Hulu akan melakukan fasilitasi penyusunan casceding di kantor Bappeda Rokan Hulu bersama beberapa kelompok kerja atau Pokja.

Kemudian, pada 5 Agustus sampai 9 Agustus 2019, dijadwalkan Bappeda Rokan Hulu akan kedatangan supervisi dari provinsi atau sebaliknya 17 OPD yang menjadi sampel akan ekspose ke propinsi.

Selanjutnya, pada 12 Agustus sampai 17 Agustus 2019, Bappeda Rokan Hulu bersama 17 OPD sampel kembali mereview dokumen, sebelum ekspose SAKIP maupun cascading tingkat kabupaten di Kemenpan RB di Jakarta pada 19 Agustus sampai 23 Agustus 2019.

“Kalau dibutuhkan oleh Kemenpan RB OPD-nya juga ekpose, maka kita akan melakukan ekspos setiap kepala OPD,” pungkas Nifzar, dan kembali berharap 17 OPD segera menyusun cascading dan bahan ekspos dalam waktu dua hari ini.(rtc/mel)

Comments

Pos terkait