Kadiskes Pekanbaru Salahkan Masyarakat

  • Whatsapp

 

PEKANBARU (HR)- Sebagai kota yang tumbuh berkembang pesat dan maju, ternyata masih terdapat kasus gizi buruk terhadap anak-anak di Kota Pekanbaru. Parahnya, gizi buruk yang dialami balita dengan usia masih dibawah 10 tahun.

Bacaan Lainnya

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Muhammad Amin mengatakan jika masih ditemukannya kasus gizi buruk di Pekanbaru disebabkan karena kesalahan masyarakat itu sendiri. “Kasus gizi buruk ini terjadi akibat kesalahan perilaku orang tua. Artinya perilaku masyarakatnya juga,” katanya, Selasa (30/7).

M Amin yang belum lama ini menjabat Plt Kepala Diskes Pekanbaru mencontohkan kasus gizi buruk yang dialami seorang anak laki-laki bernama Boy yang berdomisili di Jalan H Guru Sulaiman Kelurahan Air Hitam, disebabkan karena kurang diperhatikan oleh orang tuanya yang sibuk mencari nafkah. “Karena ibunya jualan ke pasar, sehari-hari anaknya itu bersama bapaknya, maka tidak diperhatikan, ini bisa saja terjadi,” cakapnya.

Disebutkan Amin, perilaku orang tua lainnya yang tidak pernah membawa anaknya ke Posyandu, juga menjadi penyebab terjadinya gizi buruk di Pekanbaru. “Kebetulan anaknya tidak pernah dibawa ke Posyandu. Ini perilaku orang tua, tidak pernah dibawa, sehingga tidak diperhatikan gizinya,” sambungnya.

Saat disinggung berapa anak di Kota Pekanbaru yang menderita gizi buruk, M Amin menjelaskan dirinya belum mengetahui pasti jumlahnya. “Untuk jumlah pastinya saya kurang tahu, karena saya juga baru (dilantik) menjabat sebagai Plt Kepala,” pungkasnya.(ckp)

Comments

Pos terkait