Satpol Bakal Potong Reklame Bando

  • Whatsapp

 

PEKANBARU (HR)- Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, tak satupun reklame bando di Pekanbaru memiliki izin dari Pemerintah Kota Pekanbaru. Menindaklanjuti persolan itu, dalam waktu dekat Satpol PP bakal menertibkannya bahkan sampai memotong reklame ilegal tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kita akan tertibkan semua bando itu, kita kasih peringatan pemiliknya, kalau tidak, ya, kita potong,” tegas Kasatpol PP Pekanbaru, Agus Pramono, Senin (29/7).

Bicara pemotongan, Agus, mengatakan akan berkoordinasi dengan OPD terkait. Termasuk menyurati pemilik reklame bando terlebih dahulu. Sebab, Pemko berharap, agar pemilik bisa memotong sendiri reklame bando yang mereka miliki secara ilegal itu. “Kalau pemilik yang potong, tentu bisa dimanfaatkan lagi, entah untuk keperluan lain. Tapi kalau tak mau, kita siap potong,” ulang Agus.

Reklame bando adalah jenis reklame yang didirikan melintasi jalan. Di Pekanbaru terdapat enam titik relame jenis itu. Dua berada di Jalan Soekarno-Hatta, satu di Jalan Tuanku Tambusai, satu di Jalan Riau dan satu di Jalan Kaharuddin Nasution. Satu diantaranya sudaj dibongkar, tepatnya yang berada di Jalan Kaharuddin Nasution-persimpangan Jalan Pasir Putih.

Kepala Bidang Pengaduan, Kebijakan dan Pelaporan Layanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru, Quarte Rudiyanto, sebelumnya mengatakan, jumlah titik reklame bando yang ditemukan DPM-PTSP berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan pihaknya.

Reklame dipastikan tak berizin karena tak pernah ada Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diberikan.”Dari kami, bando itu belum punya izin sama sekali. Karena kita tidak pernah terbitkan IMB reklame,” ungkapnya. Reklame bando yang belum ditertibkan, Quarte, mengatakan, akan menyurati pemilik untuk membongkarnya sendiri. “Tiga kali akan kami surati. Kalau tidak direspon, kami akan bongkar,” tandasnya.(her)

Comments

Pos terkait