JCH Harus Dibekali Ilmu Tauhid

  • Whatsapp

MADINAH (HR)– Dai Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym mengingatkan jamaah haji untuk bijak menyikapi suhu di Arab Saudi yang disebut-sebut sangat panas.

“Jadi jamaah dari awal itu harus dibekali ilmu tauhid. Apa pun yang Allah Subhanahu wa ta’ala berikan itu adalah yang terbaik,” kata Aa Gym di Madinah, Sabtu 27 Juli 2019.

Bacaan Lainnya

Dengan demikian, jamaah haji diminta menyikapi hal tersebut dengan tepat. “Kita ini tamu undangan Allah Subhanahu wa ta’ala. Tidak mungkin pengundang itu melakukan sesuatu yang buruk terhadap pihak yang diundang,” tutur Aa Gym.

Walau demikian, ia berharap tim dokter memberikan saran apa yang harus dilakukan oleh jamaah haji agar ibadahnya tetap berjalan lancar kendati cuaca panas. Aa Gym juga memberikan nasihat agar jamaah haji fokus akan kemabruran hajinya. “Benar-benar target ingin mabrur itu mendarah daging,” jelas dia.

Dirinya mengingatkan jangan pernah jamaah melaksanakan ibadah haji karena faktor lain selain Allah Subhanahu wa ta’ala, seperti agar dikagumi oleh orang lain. Masalah niat ini, kata Aa Gym, harus benar-benar dijaga kesuciannya dari sebelum keberangkatan, saat menunaikan hajinya hingga saat kembali ke Tanah Air. “Jangan sampai (niat) di awal baik. Di tengah rusak. Kembali ke Tanah Air malah jadi ujub dan riya,” beber dia.

Diberangkatkan 2 Agustus

Seluruh Calon Jamaah Haji (CJH) asal Riau, saat ini sudah berada di Tanah Suci Makkah, untuk menjalani ibadah wajib dan sunah. Selanjutnya, sisa CJH asal Riau kembali akan diberangkat untuk gelombang terakhir, pada tanggal 2 Agustus.
Pada tanggal itu akan diberangkatkan sebanyak 19 CJH yang merupakan kloter terakhir bersama CJH asal Kepulauan Riau (Kepri) dan Kalimantan Barat (Kalbar).
Kepala Biro Administrasi Kesra Setdaprov Riau, Masrul Kasmy, mengatakan, 19 orang dari 5.359 orang total CJH Riau itu merupakan jemaah asal Pekanbaru. Sedangkan untuk proses pemberangkatan tetap sama seperti kloter sebelumnya melalui Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau.
“Kloter terakhir Riau ada 19 orang, nanti gabung dengan calon jemaah dari Kepri 328 orang dan Kalbar 93 orang. Nanti mereka ini tetap berangkat dari embarkasi antara Riau, mereka berangkat ke Batam naik pesawat yang kita carter. Setelah itu baru digabung dengan jemaah asal Kepri dan Kalbar berangkat ke tanah suci,” ujarnya.
Setelah itu, tambah Masrul, untuk kepulangan jemaah Riau dari Tanah Suci ke Tanah Air pada 19 Agustus sampai 12 September 2019.
“Jemaah yang tiba awal merupakan kloter pertama asal Pekanbaru selanjutnya disusul kloter lainnya sampai terakhir tanggal 12 September,” jelasnya.
Sementara itu, untuk kondisi CJH asal Riau yang sudah berada di Tanah Suci, saat ini masih dalam kondisi sehat. Walaupun ada informasi jamaah yang mengalami sakit karana kondisi kesehatan. Rata-rata yang sakit merupakan jamaah yang tua.
“Jamaah kita dalam kondisi baik, memang ada yang sakit dan itu hal yang biasa setiap tahunnya terjadi. Apalagi bagi jamaah yang sudah tua,” kata Masrul Kasmy. (okz, nur)

Comments

Pos terkait