Gelar MTQ Pemprov Riau Siapkan Anggaran Rp4,5 Miliar

  • Whatsapp

PEKANBARU (hr)-Pemerintah Provinsi Riau, tetap melaksanakan Musabaqah Tikawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi tahun ini, pasca mundurnya Kabupaten Meranti sebagai tuan rumah akibat ketiadaan anggaran.
Kepala Biro Kesra, Masrul Kasmi menjelaskan, pihaknya telah mengadakan rapat rencana kepanitiaan, jadwal, dan waktu pelaksanaan. Termasuk penganggaran yang akan digunakan mulai dari acara pembukaan hingga acara penutupan, dan kegiatan lainnya.
“Ini perubahannya mendadak, tuan rumah Meranti menyatakan tidak sanggup menjalani MTQ. Mau tidak mau suka tidak suka kita tetap melaksanakannya dengan anggaran yang ada di APBD. Rencananya akan dilaksanakan bulan depan, kalau Desember itu dari Disdik memberikan masukan ada pelaksanaan ujian sekolah,” ujar Masrul Kasmi, Selasa (23/10).
Dijelaskan mantan Wakil Bupati Meranti ini, anggaran yang tersedia di APBD Riau sebesar Rp4,5 miliar yang rencananya itu hibah bagi tuan rumah. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pelaksanaan di Pekanbaru, tepatnya di Masjid Raya An Nur. Untuk anggaran yang lainnya pihaknya berusaha mencari partnership, baik dari Kabupaten Kota, pengusaha dan perusahaan.
“Biasanya penyelenggaraan MTQ itu menghabiskan anggaran Rp10 miliar. Kita coba adakan partnership, seperti untuk marchingband ada yang nyumbang, hiburan lainnya. Anggaran yang Rp4,5 miliar itu, sudah di koordinasikan dengan pihak Kemendagri, karena ini mendesak ada sistem yang dimasukkan bisa digunakan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi, mengatakan Pemprov Riau akan terus berusaha melaksanakan MTQ. Walaupun dengan anggaran yang minim baik di Provinsi maupun di Kabupaten Kota, kegiatan akan dilaksanakan dengan kondisi yang sederhana, namun dengan konteks yang sama.
“Namanya kegiatan kemasyarakatan, yang mampu rasionalisasi sebesar itu sesuai ketentuan yang berlaku. Kita tetap efisiensi anggarannya, sekitar Rp9 sampai Rp10 miliar habis juga untuk MTQ, yang penting saja ini suasana seperti ini kita mengembangkan syiar sesuai dengan keinginan Kabupaten dan Kota,” kata Sekda.
“Kita juga sudah berkoordinasi dengan Dirjen, ini termasuk kegiatan justifikasi mendesak tetap diselenggarakan. Kita mau memberikan bantuan tidak bisa, karena tidak ada di APBD perubahan melakukan rasionalisasi di Biro Kesra bisa digunakan dengan penjabaran Pergub. Pelaksanaan MTQ tetap dengan prinsip sederhana dan tidak mengurangi makna,” tambahnya.(ckc)

Comments

Pos terkait