Peniadaan APBDP Berdampak Berkurangnya Kegiatan OPD

  • Whatsapp

Pekanbaru-Ditiadakannya Anggaran Pendapatan Daerah Perubahan 2018 berdampak dibatalkannya beberapa paket kegiatan di Organiasai Perangkat Daerah (OPD). Hal ini karena belum ditransfernya dana bagi hasil dari pusat.
Kepala Biro Pembangunan, Indra, mengatakan, pihaknya tidak ada membatalkan kegiatan yang ada pada OPD. Hanya mengembalikan pengajuan kegiatan dari OPD ke Unit Lelang Pengadaan (ULP).
“Kita tidak ada membatalkan hanya mengembalikan paket yang diajukan OPD. Kita meminta agar dipelajari kembali apakah ada anggarannya, dan tersedia di APBD. Ketika kami kembalikan mereka tidak mengembalikannya kembali, mungkin tidak ada anggarannya,” ujar Indra, Senin (22/10).
“Mengapa kami kembalikan agar tidak terjadi tunda bayar pada kegiatan yang dijalankan. Jangan sampai tidak berkontrak, karena kegiatan itu kan perlu biaya. Makanya tidak ada dimasukkan dalam lelang,” jelasnya.
Ketika adanya informasi tentang pembatalan 500 paket. Indra tidak mengetahuinya, karena jika paket sudah masuk lelang di ULP tidak mungkin di batalkan. Sampai saat ini beberapa kegiatan yang ada di lelang sudah berjalan.
“Yang sudah masuk lelang tidak ada yang dibatalkan. Kalau persyaratannya lengkap lelang jalan, kecuali persyaratannya tidak lengkap tentu tidak dijalankan. Yang jelas kalau ada paket yang masuk, jangan sampai merugikan,” jelasnya.
“Paket yang masuk di ULP dengan syarat yang lengkap, paling tidak sudah ada kegiatan beberapa persen yang di bayar lunas, berapa tunggakan. Tergantung kemampuan keuangan yang tersedia,” jelasnya lagi.
Sementara itu, untuk serapan APBD 2018 hingga minggu kedua Oktober 2018, untuk Keuangan 53,85 persen dan fisik 74,47 persen. Dan serapan ini akan terus bergerak ketika kegiatan di OPD berjalan dan ada pembayaran.
“Serapan terus bergerak baik fisik maupun keuangan. Sekarang fisik lebih tinggi, sampai akhir tahun baru bisa di pastikan berapa serapan yang terserap di seluruh OPD,” tutupnya.
nur

Comments